Bina Puluhan Ribu Mantan Napi, Dayah Rakyat Tamora Lhokseumawe Diapresiasi Unirazak Malaysia

Mahasiswa Unirazak Malaysia di Kompleks Berakhlak Lhokseumawe
Mahasiswa Unirazak Malaysia di Kompleks Berakhlak Lhokseumawe. Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Puluhan mahasiswa Universiti Tun Abdul Razak (Unirazak) Malaysia memberikan apresiasi khusus kepada Dayah Rakyat Tamora.

Dayah Rakyat Tamora merupakan lembaga pendidikan dan rehabilitasi sosial di Lhokseumawe yang berhasil merehabilitasi puluhan ribu mantan pelaku kriminal menjadi individu produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan dalam sebuah forum diskusi akademik membahas peran lembaga pendidikan nonformal dalam transformasi sosial.

Mohammad Mukmin dari Unirazak Malaysia, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pendekatan unik Dayah Rakyat Tamora dalam membina para mantan narapidana melalui pendidikan agama, keterampilan hidup, dan pembinaan karakter.

Dayah Rakyat Tamora selama ini dikenal luas karena keberhasilannya dalam mengubah ribuan mantan narapidana menjadi pengusaha kecil, pendakwah, guru, dan tokoh masyarakat yang inovatif.

“Kami berharap program semacam ini bisa diadopsi di seluruh dunia,” ujarnya.

Pembina Dayah Tumora Heri Maulana mengatakan Dayah Tumora menunjukkan bahwa transformasi sejati dimulai dari pendekatan yang manusiawi dan berbasis nilai.

“Mereka bukan hanya menyelamatkan individu, tetapi juga memperkuat struktur sosial secara keseluruhan,” jelasnya.

Heri menambahkan, “kami percaya setiap manusia punya potensi untuk berubah. Dengan pendekatan kasih sayang, pendidikan, dan disiplin, banyak yang kembali menjadi pribadi yang berkontribusi bagi masyarakat.”

Apresiasi dari Unirazak itu diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi lain di Asia Tenggara dalam mengembangkan pendekatan rehabilitasi yang efektif dan berkelanjutan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy