Rasidah agen travel Amsyar Hasanah Wisata dan Ameera Mekah Takengon saat memberi keterangan pada jemaah Aceh Tengah. Foto: Tangkapan Layar
Takengon – Seorang agen travel Amsyar Hasanah Wisata dan Ameera Mekah Takengon bernama Rasidah diduga menahan paspor milik empat calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan pada Ramadan lalu.
Penahanan paspor oleh Rasidah diketahui setelah pihak keluarga jemaah mendatangi kantor pusat Travel Amsyar Hasanah Wisata di Kompleks Perumahan J City, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
“Tujuan saya ke sana mau ambil paspor, kartu vaksin dan pasfoto, milik orang tua saya atas nama Ibrahim. Tapi petugasnya bilang kalau paspor dan kartu vaksin orang tua kami sudah diambil oleh Rasidah pada 27 Mei 2025 lalu,” ujar Anisa, anak dari calon jemaah umrah, kepada Line1.News, Senin, 9 Juni 2025.
Dia juga mengatakan Rasidah tidak pernah memberitahukan telah mengambil paspor orang tuanya ke kantor pusat Travel Amsyar Hasanah Wisata.
“Alasan Rasidah paspor belum diambil ke Medan karena petugas yang di kantor [pusat] Medan pergi haji. Nyatanya kita pergi ke kantor Medan malah sudah ada tanda bukti bahwa paspor dan hasil vaksin sudah diambil oleh Rasidah,” paparnya.
Anisa mengaku tak paham atas dasar apa Rasidah menahan paspor orang tuanya. Dia berencana menempuh jalur hukum untuk memberi efek jera atas perilaku agen travel yang dinilai menyusahkan itu.
“Ini kan aneh, sudah kami yang dirugikan dengan kegagalan orang tua kami berangkat umrah, malah kami juga yang disusahkan dengan urusan paspor, biar jelas kami akan buat laporan polisi untuk masalah ini,” ujarnya.
Gagal Berangkat karena Mekkah Penuh
Awalnya, orang tua Anisa dan 61 calon jemaah umrah asal Aceh Tengah lainnya mempercayai Travel Amsyar untuk membantu keberangkatan mereka ke Tanah Suci.
Namun setelah membayar biaya umrah, kata Anisa, travel malah menyampaikan berbagai alasan sehingga para jemaah gagal berangkat.
“Alasannya aneh, mulai dari Makkah penuh sampai banyak orang yang memeluk agama Islam, jadi kendala keberangkatan orang tua kami,” ungkapnya.
“Karena kami sudah muak dan bosan dengan janji-janjinya, maka kami memutuskan untuk meminta uang kami untuk dikembalikan,” imbuh Anisa.
Berbelitnya Proses Pengembalian Biaya Umrah
Tak cukup sampai di situ, kata Anisa, proses pengembalian biaya umrah dari agen Travel Amsyar juga berbelit-belit.
“Penuh dengan drama dan intrik yang dilakukan agen travel. Uang sudah disetor [oleh kantor pusat Travel Amsyar] namun dengan berbagai alasan ia (Rasidah) mengatakan kalau uangnya belum ada,” ujarnya.
Bahkan, saat datang ke rumah orang tuanya, tambah Anisa, Rasidah mengatakan uang akan dikembalikan usai musim haji 2025.
Bukti pengambilan paspor dan kartu vaksin oleh Rasidah. Foto: Line1.News/ Erwin Sar
“Waktu itu dia malah datang ke rumah kami bilang uang belum ada. ‘Uang kamu akan dikembalikan setelah haji’, itu kata dia waktu datang ke rumah kami, pada saat itu ia juga membuat keributan di rumah,” ungkapnya.
Rasidah kemudian mengembalikan uang milik orang tua Anisa lewat dua kali pembayaran.
“Pengembalian uang kami dicicil dua kali, yang pertama Rp20 juta, itupun harus kami susul ke kantor pusat di Medan, kalau nggak disusul nggak tahu kalau uang kami udah ada sama dia,” lanjutnya.
“Baru setelah kami ke kantor pusat Amsyar Hasanah yang di Medan, ketahuan uang sudah [dipegang] oleh Rasidah.”
Informasi diterima Line1.News, ada beberapa calon jemaah umrah Aceh Tengah yang hingga kini belum menerima pengembalian uang dari Travel Amsyar. Mereka terus berupaya meminta kembali uang yang sudah disetor ke travel tersebut.
Jawaban Rasidah
Ketika dikonfirmasi via WhatsApp, Rasidah hanya mau menjawab satu dari tiga pertanyaan yang dikirimkan Line1.News.
Dia mengaku ada delapan paspor milik calon jemaah umrah yang ditahannya, bukan empat.
“Betul, paspor dari 8 orang bukan 4 orang yang saya ambil dari Amsyar Hasanah Wisata, dan saya titipkan di Ameera Mekkah Travel, Karena saya ke Jakarta mengantar jemaah haji plus. Insya Allah tanggal 26 Juni saya akan jemput ke Ameera Mekkah Travel, bertepatan dengan pulangnya jemaah haji plus dari Tanah Suci, terima kasih.”
Dihubungi terpisah, pemilik Travel Amsyar Hasanah Wisata, Salman, mengaku tidak menahan paspor milik calon jemaah Aceh Tengah yang gagal diberangkatkan umrah pada bulan puasa lalu.
“Paspor dengan Bu Rosidah. Kalau mau ambil silakan, Pak. Tidak ada kita tahan,” ujarnya.
Ia juga mengaku sudah memerintahkan Rasidah mengembalikan paspor tersebut.
“Saya baru WA beliau untuk dikembalikan dan diproses kalau memang di kantor.”[]
Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy
Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy