Dosen Unimal Latih Perempuan Desa Manfaatkan Eco-Enzyme untuk Kemandirian Ekonomi Keluarga

Dosen Unimal dan kaum perempuan Blang Cruem
Dosen Unimal foto bersama sejumlah perempuan di Desa Blang Crum, Lhokseumawe dalam pelatihan dan pendampingan untuk mengubah limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme. Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) menjalin sinergi dengan Layanan Berbasis Komunitas (LBK) Keumalahayati untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai Katalis Ekonomi Sirkular dalam Mendukung SDGs”.

Kegiatan ini berlangsung di Desa Blang Cruem, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, sejak 19 Agustus 2025 dan akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Program ini dirancang untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Melalui pelatihan ini, perempuan-perempuan desa diedukasi dan didampingi untuk mengubah limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme, sebuah produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi.

Dosen Unimal yang melaksanakan pengabdian tersebut Henni Fitriani (ketua tim), Nuraini Fatmi dan Nazaruddin.

Ketua tim pengabdian, Henni Fitriani,  mengatakan pemberdayaan perempuan melalui eco-enzyme ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Perempuan desa berperan penting sebagai agen perubahan dalam mendukung SDGs dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga,” kata Henni, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 22 Agustus 2025.

Dukungan penuh juga disampaikan Ketua LBK Keumalahayati, Nurul Salmi. “Program ini sejalan dengan visi kami untuk memperkuat peran perempuan. Melalui pelatihan ini, ibu-ibu tidak hanya mendapat keterampilan baru, tetapi juga peluang untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan yang meliputi sesi edukasi dan praktik langsung pembuatan eco-enzyme tersebut mendapat apresiasi tinggi dari istri Keuchik Desa Blang Crum.

“Kami sangat berterima kasih. Kegiatan ini bermanfaat besar karena ibu-ibu di desa mendapatkan keterampilan baru yang bisa menjadi peluang usaha,” tuturnya.

Program ini wujud komitmen nyata Unimal dalam mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian masyarakat, dengan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan untuk membangun kapasitas perempuan dan kontribusinya pada pembangunan.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy