Jakarta – Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyambangi Kantor Kementerian PANRB di Jakarta untuk menyampaikan rekomendasi terkait keberadaan 204 orang tenaga non-ASN yang tidak masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) tahun 2022. Sebanyak 129 orang di antaranya tidak lulus seleksi CPNS 2024 dan 75 orang tidak mengikuti seleksi PPPK 2024.
Haili meminta Kementerian PANRB mempertimbangkan 204 orang tersebut tenaga non-ASN itu masuk dalam skema PPPK paruh waktu karena hingga kini mereka masih aktif mengabdi dan mendukung pelayanan publik di Aceh Tengah.
“Kami menyampaikan aspirasi masyarakat kami, khususnya para tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi. Keputusan ada di pemerintah pusat, namun kami berharap solusi terbaik bisa diberikan, karena ini menyangkut kualitas SDM dan keberlangsungan pelayanan dasar,” ujar Haili di Jakarta, Kamis, 18 September 2025, dikutip dari Laman Pemkab Aceh Tengah.
Raka Pamungkas, Analis Kebijakan Madya KemenPAN-RB, mengatakan persoalan tenaga honorer merupakan masalah nasional. Saat ini, kata dia, prioritas penataan ada pada 1,7 juta tenaga honorer yang masuk dalam database.
“Sementara tenaga non ASN yang berada di luar database akan diinventarisir, dan kebijakan penyelesaiannya sedang dibahas.”
Di kesempatan itu, Haili juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya Kepala BKPSDM Aceh Tengah Jamalludin.
“Seharusnya saya didampingi Kepala BKPSDM Aceh Tengah Bapak Jamalludin untuk mengantarkan rekomendasi tenaga non-ASN ke Menpan R. Akan tetapi ketika tugas ikut beliau menghembuskan nafas terakhir dan kami patut berbelasungkawa. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Meski demikian, kata Haili, semangat Pemkab Aceh Tengah untuk memperjuangkan nasib tenaga non-ASN tidak akan surut.
“Semua pihak, baik pusat maupun daerah, harus menyamakan persepsi dalam menyelesaikan masalah tenaga non ASN ini, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan negara dan daerah.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy