Tafsir Surat Al Hasyr Ayat 7: Larangan Harta Hanya Beredar di Kalangan Orang Kaya

Ilustrasi orang kaya
Ilustrasi orang kaya. Foto via merdekacom

Allah mengingatkan umat manusia agar harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya. Sehingga, orang dari kalangan miskin pun memiliki hak untuk mendapatkan harta. 

Jika harta hanya berputar di kalangan orang kaya, maka itu seperti sifat orang-orang Arab jahilyah sebelum kedatangan Islam. Dalam potongan surat Al Hasyr ayat 7 Allah berfirman: 

kailā yakūna dūlatam bainal-agniyā’i minkum

Agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.

Dalam Tafsir Tahlili yang bersumber dari Kementerian Agama disebutkan, Allah menetapkan pembagian yang demikian bertujuan agar harta itu tidak jatuh ke bawah kekuasaan orang-orang kaya dan dibagi-bagi oleh mereka. Sehingga harta itu hanya berputar di kalangan mereka saja seperti yang biasa dilakukan pada zaman Arab Jahiliah.

Baca juga: Tafsir Ar-Ra’d Ayat 11: Motivasi Mengubah Nasib? 

Adapun konteks lengkapnya bisa dilihat secara utuh dalam surat Al Hasyr ayat 7 yaitu:

مَآ اَفَاۤءَ اللّٰهُ عَلٰى رَسُوْلِهٖ مِنْ اَهْلِ الْقُرٰى فَلِلّٰهِ وَلِلرَّسُوْلِ وَلِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ كَيْ لَا يَكُوْنَ دُوْلَةً ۢ بَيْنَ الْاَغْنِيَاۤءِ مِنْكُمْۗ وَمَآ اٰتٰىكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَا نَهٰىكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْاۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِۘ

Mā afā’allāhu ‘alā rasūlihī min ahlil-qurā fa lillāhi wa lir-rasūli wa liżil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīni wabnis-sabīl(i), kailā yakūna dūlatam bainal-agniyā’i minkum, wa mā ātākumur-rasūlu fa khużūhu wa mā nahākum ‘anhu fantahū, wattaqullāh(a), innallāha syadīdul-‘iqāb(i)

Apa saja (harta yang diperoleh tanpa peperangan) yang dianugerahkan Allah kepada Rasul-Nya dari penduduk beberapa negeri adalah untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. (Demikian) agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu terimalah. Apa yang dilarangnya bagimu tinggalkanlah. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy