Bireuen – Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya menjadi perbincangan warganet saat menyebut tanah sisa banjir cocok untuk ditanami sawit. Ucapan itu dilontarkan Mukhlis saat ia dan beberapa pejabat Forkopimda lainnya meninjau kondisi pascabanjir di kabupaten tersebut, akhir November lalu
Dilihat Line1.News di akun Instagram @kotabandaaceh, Senin, 8 Desember 2025, mulanya seorang pejabat polisi menyebut tanah lumpur sisa banjir dijual sebagai bahan bangunan.
“Kita carikan pembelinya, ya, Tho, biar untuk masyarakat, gimana Bang?” ujar polisi itu sambil menepuk bahu Mukhlis yang berdiri dengan posisi tangan bersedekap.
“Nggak, pasir ini bercampur. Halus sekali, nggak bisa. [Tanah] Ini paling bagus tanam sawit. Sawit itu kayak pohon rumbia, nanti batangnya. Bagus sekali tanah berpasir ini, akarnya gampang dia,” ujar Mukhlis memperagakan penyebaran akar sawit.
“Ini untuk semen nggak bisa?” tanya polisi itu lagi.
“Nggak bisa, Pak,” jawab Mukhlis.
Banyak yang menghujat pernyataan Mukhlis tersebut karena dinilai sensitif. Sebab, Mukhlis sendiri diketahui publik memiliki kebun sawit. Hingga hari ini, sang bupati belum menjelaskan ke publik soal ucapannya itu.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy