16 Proyek Fisik PUPR Lhokseumawe Mulai Ditender, Paket Disdikbud dan Disperindagkop Belum Tayang

Jalan Pase berlubang 15 Mei 26
Pengendara becak motor melintasi Jalan Pase Kota Lhokseumawe, Jumat, 15 Mei 2026. Badan jalan tersebut berlubang di sejumlah titik. Proyek peningkatan Jalan Pase pagu Rp4 miliar mulai ditender. Foto: Line1News/Yasir

Lhokseumawe, Line1News – Tim Kelompok Kerja (Pokja) Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Lhokseumawe resmi memulai proses tender untuk 16 proyek fisik Dinas PUPR tahun anggaran 2026.

Pantauan Line1News pada Jumat, 15 Mei 2026, pukul 11.00 waktu Aceh, 16 paket pekerjaan konstruksi tersebut sudah tayang di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Lhokseumawe.

Tahapan dan Jadwal

Tahapan tender semua paket tersebut saat ini: Pengumuman Pascakualifikasi pada 14-18 Mei dan Download Dokumen Pemilihan 15-18 Mei 2026.

Jika tidak ada perubahan jadwal, penetapan dan pengumuman pemenang pada 25 Juni, hingga penandatanganan kontrak antara 30 Juni – 10 Juli 2026. Dengan demikian, realisasi pekerjaan tersebut di lapangan diperkirakan mulai pertengahan Juli mendatang.

Baca Juga: Mahasiswa Kritik Keras Jalan Rusak di Lhokseumawe, Usai Dikeruk Terkesan Terbengkalai

Infrastruktur Jalan hingga Fasilitas Publik

[Gedung Kesenian Kota Lhokseumawe, direkam pada Kamis, 30 April 2026. Pemko Lhokseumawe menganggarkan paket pekerjaan konstruksi penuntasan gedung ini dan pagarnya dengan pagu Rp2,4 M. Proyek ini mulai ditender pada 14 Mei 2026. Foto for Line1News]

Total 16 paket proyek yang sedang dilelang didominasi oleh peningkatan akses jalan kota, penataan trotoar, hingga rumah ibadah dan gedung kesenian. Proyek dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) terbesar berada pada sektor peningkatan Jalan Pase sebesar Rp4 miliar dan penataan pedestrian Jalan Merdeka senilai Rp4,9 M.

Berikut daftar lengkap 16 paket proyek fisik Dinas PUPR Lhokseumawe yang sedang dilelang:

1. Penataan Pedestrian Jalan Merdeka (HPS: Rp4,9 Miliar)

2. Peningkatan Jalan Pase (HPS: Rp4 Miliar)

3. Penuntasan Gedung Kesenian Kota Lhokseumawe beserta Pagar (HPS: Rp2,4 Miliar)

4. Peningkatan Jalan Cot Trieng – Paloh Punti (HPS: Rp1,8 Miliar)

5. Peningkatan Jalan Meunasah Blang (HPS: Rp980,5 Juta)

6. Lanjutan Pembangunan Jalan Blang Crum Kec. Muara Dua (HPS: Rp980,5 Juta)

7. Peningkatan Jalan Gp Blang Pulo (HPS: Rp978,9 Juta)

8. Peningkatan Jalan Diponegoro (HPS: Rp967,8 Juta)

9. Pemeliharaan Jalan Kecamatan Banda Sakti (HPS: Rp752,1 Juta)

10. Lanjutan Peningkatan Jalan Alue Lim – Sp. Kramat (HPS: Rp745,2 Juta)

11. Pembangunan Masjid An-Nahdhah Gp. Paloh Punti (HPS: Rp691,8 Juta)

12. Pengaspalan Jalan Lhok Beuramoe Gp. Jeulikat (HPS: Rp685,9 Juta)

13. Peningkatan Jalan Mns. Manyang (HPS: Rp489,7 Juta)

14. Pembangunan Masjid Darul Atiq Gp. Jeulikat (HPS: Rp489,3 Juta)

15. Lanjutan Pengaspalan Jalan Blang Malo (HPS: Rp489 Juta)

16. Peningkatan Jalan Cut Mamplam (HPS: Rp485,8 Juta)

Paket Disdikbud dan Disperindagkop Belum Tayang

Sementara itu, pantauan pada sistem SPSE INAPROC menunjukkan dua paket milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta dua paket dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Lhokseumawe terpantau belum tayang hingga pukul 11.30 (Jumat, 15/05/2026).

Berikut daftar paket yang masih belum masuk tahapan tender tersebut:

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) – 2 Paket:

1. SDN 3 Muara Satu: Pembangunan ruang kelas (2 lantai) dengan pagu senilai Rp1,51 Miliar.

2. SDN 1 Banda Sakti: Rehabilitasi berat ruang kelas (2 lantai) senilai Rp1,12 Miliar.

Disperindagkop-UKM – 2 Paket:

1. Rehabilitasi Pasar TPI Pusong: Senilai Rp1,12 Miliar.

2. Rehabilitasi Terminal Mon Geudong (untuk gedung pertokoan/koperasi/pasar permanen): Rp458 Juta.

Plt. Kabag PBJ/Layanan Pengadaan Setda Lhokseumawe, Tri Hariyadi Mulyono, dikonfirmasi Line1News membenarkan 16 paket pekerjaan konstruksi yang sudah tayang di SPSE INAPROC semuanya proyek Dinas PUPR. “Setelah dicek dengan Pokja, benar,” kata Tri melalui pesan singkat, Jumat (15/5), pukul 13.40.

Lantas, kapan akan tayang paket proyek fisik Disdikbud dan Disperindagkop-UKM untuk proses tender? “Dalam proses persiapan,” ucap Tri.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy