Lhokseumawe, Line1News – Suasana mati lampu tidak menyurutkan semangat warga Kota Lhokseumawe untuk membeli daging Meugang menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, Senin, 25 Mei 2026, malam. Meski pemadaman listrik melanda, aktivitas transaksi di lapak penjualan daging tetap berjalan seolah tanpa hambatan.
Pantang Menyerah Demi Pelanggan
Fotografer Line1News merekam langsung kegigihan para pelaku usaha musiman ini:
* Sedia Payung Sebelum Padam: Pedagang tetap cekatan memotong, memilah, dan menggantung paha daging sapi segar berukuran besar di bawah temaram lampu darurat.
* Andalkan Senter Kepala: Tanpa penerangan lampu toko, pedagang terpaksa memakai senter kepala (headlamp) agar tangan mereka tetap bebas memotong dan memilih daging pesanan warga.
* Fokus Layanan: Raut lelah bercampur semangat terlihat jelas dari para pedagang yang berkejaran dengan waktu demi melayani warga yang datang silih berganti.
* Detail Potongan Tetap Terjaga: Sorot lampu darurat diarahkan langsung ke serat daging untuk memastikan kualitas potongan terbaik yang dibawa pulang oleh konsumen.
Senin hari ini (25/5) merupakan hari pertama pelaksanaan Meugang menyambut Iduladha. Jumlah pedagang daging Meugang diprediksi akan jauh melonjak pada Selasa besok, yang menjadi puncak perayaan Meugang Iduladha tahun ini.[] Foto-foto: Line1News/Yasir






Baca Juga: Meugang Iduladha di Lhokseumawe: Harga Daging Rp180 Ribu per Kilogram


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy