Lhokseumawe, Line1News – Sebanyak 459 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe resmi dipindahkan ke gedung baru di Desa Ule Blang Mane, Peunteuet, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Sabtu, 1 Agustus 2026. Proses pemindahan turut melibatkan petugas pengamanan Lapas Lhokseumawe dengan dukungan pengamanan dari Kodim 0103/Aceh Utara dan Polres Lhokseumawe.
Kegiatan relokasi itu dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Brigjen Pol Tatan Dirsan Atmaja, didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Ramdani Boy, Kepala Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, serta Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan.
Kepala Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, mengatakan, relokasi ini menjadi langkah awal pengoperasian penuh fasilitas pemasyarakatan yang baru guna mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang lebih optimal.
“Sebanyak 459 warga binaan berhasil dipindahkan ke gedung baru secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan keselamatan,” kata Wahyu Prasetyo dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Fasilitas Baru Rampung, Ratusan Warga Binaan Lapas Lhokseumawe Dipindahkan dengan Pengawalan Ketat
Wahyu menyampaikan bahwa relokasi ini merupakan tahapan penting dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di Lapas Lhokseumawe.
“Dengan beroperasinya gedung baru, kami optimistis pelayanan, pembinaan, serta sistem pengamanan akan semakin baik demi mewujudkan pemasyarakatan yang lebih profesional dan humanis,” ujar Wahyu.
Dengan selesainya proses relokasi ini, operasional Lapas Kelas IIA Lhokseumawe yang sebelumnya di gedung lama di Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, kini resmi dilaksanakan di gedung baru Punteuet. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, pembinaan warga binaan, serta penguatan sistem keamanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar berkat koordinasi yang solid antara jajaran pemasyarakatan dengan aparat TNI dan Polri,” ucap Wahyu.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy