Gajah Liar Masuk Perkebunan Warga di Aceh Utara, Ini Kata BKSDA

kawanan gajah Sp IV Simpang Keuramat
Kawanan gajah liar saat berada di kebun sawit warga di kawasan SP IV Simpang Keuramat, Aceh Utara, Senin, 31 Agustus 2026. Foto tangkapan layar/Line1News

Aceh Utara, Line1News – Kawanan gajah liar memasuki perkebunan sawit masyarakat di kawasan SP IV, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara. Gajah liar ini terlihat bergerak di area kebun sawit dan di kawasan aliran sungai setempat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Ujang Wisnu Barata, membenarkan kawanan gajah yang masuk ke perkebunan warga di Aceh Utara.

“Iya, benar [gajah liar masuk perkebunan warga],” kata Ujang dikonfirmasi Line1News, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, catatan BKSDA, kawasan tersebut tidak pernah menjadi jalur kawanan gajah liar. Bahkan, interaksi negatif dengan masyarakat setempat juga tidak pernah terjadi.

“Perlu diketahui bahwa lokasi tersebut sebelumnya tidak ada catatan kejadian interaksi negatif dengan gajah liar, dan sudah lama tidak pernah didatangi oleh gajah,” jelasnya.

[Gajah liar saat berada di kebun sawit warga di kawasan SP IV Simpang Keuramat, Aceh Utara, Senin, 31 Agustus 2026. Foto tangkapan layar/Line1News]

Ujang menjelaskan, berdasarkan informasi masyarakat dan analisis awal, gajah yang mengejar warga adalah individu gajah jantan muda. “Kemungkinan sedang dispersal atau sedang merunut ke jelajah masa lalu, sehingga cukup menimbulkan kepanikan”.

“Sangat mungkin gajah tersebut dari kelompok gajah Meuriah di Ketol, Aceh Tengah, yang terakhir terpantau tahun 2020 dengan anakan yang saat ini sudah tumbuh remaja,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sampai dengan Senin kemarin hingga saat ini situasi sudah terkendali, setelah dilakukan penelusuran jejak dan monitoring dengan drone, gajah tersebut sudah menjauh.

Pada malamnya, kata Ujang, tim juga berkunjung ke rumah warga yang dikejar gajah untuk memulihkan psikis dan memberikan bantuan pengobatan kakinya yang terkilir.

“Dan hari ini tim masih memantau dan mengikuti jejak gajah untuk memastikan gajah telah di posisi yang aman bagi warga,” ungkapnya.

BKSDA Aceh juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas di kebun. Warga juga diminta saling komunikasi dan menjauhi lokasi yang terdapat jejak gajah.

“Serta tidak mengambil tindakan terhadap gajah tanpa pendampingan petugas/ personel yang berpengalaman/terlatih,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy