Lhokseumawe – Warga Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dilaporkan memalang alias menyegel pintu kantor geuchik setempat, Jumat, 13 Februari 2026.
Informasi diperoleh Line1.News, aksi tersebut disebut sebagai bentuk protes para korban banjir yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan perbaikan rumah rusak akibat bencana.
Menurut sejumlah sumber, aksi penyegelan pintu kantor geuchik itu dilakukan ramai warga, sekitar pukul 14.30 waktu Aceh. Namun, warga mengaku memalang pintu kantor geuchik tersebut dengan kehati-hatian agar tidak merusak kosen.
Kapolsek Muara Satu AKP Sadly mengatakan pihaknya sudah menjumpai geuchik dan masyarakat Gampong Blang Naleung Mameh.
“Masyarakat minta rapat. Jadi, kita sudah menjumpai Pak Geuchik, menjumpai masyarakat itu. Pak Geuchik sudah bersedia [menggelar] rapat nanti malam,” kata Kapolsek Sadly dihubungi Line1.News via telepon, Jumat sore (13/2).
Menurut Kapolsek Sadly, karena geuchik sudah bersedia mengadakan rapat, diharapkan masyarakat dapat membuka kembali palang pada pintu kantor geuchik tersebut.
Ditanya situasi di Gampong Blang Naleung Mameh saat ini, Kapolsek Sadly menyampaikan, “Aman-aman saja. Dan kita mengimbau masyarakat tetap tenang”.
Tuntut Keadilan
Ridwan ZA (56), warga Gampong Blang Naleung Mameh, mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa geuchik akan mengadakan rapat bersama masyarakat pada malam ini.
“Mungkin sekitar jam sembilan [21.00] nanti rapat. Intinya kami masyarakat menuntut keadilan,” kata Ridwan dihubungi Line1.News, Jumat sore (13/2).
Ridwan menjelaskan ia ikut mengawal aksi masyarakat menyegel pintu kantor geuchik agar tidak terjadi tindakan anarkis.
“Meupeh labang mantong beuhati-hati bek reuloh kosen, abeh peng desa lom untuk peugot, karna kanto nyan aset gampong [memakukan kayu pada daun pintu saja harus berhati-hati jangan sampai rusak kosen, habis dana desa lagi untuk perbaikan, karena kantor itu aset desa],” ujar Ridwan.
Dia berharap rapat geuchik bersama masyarakat akan membuahkan hasil positif dan menemukan solusi terbaik. “Agar semua korban terdampak banjir mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya”.
Baca juga: Ramai Warga Blang Naleung Mameh Gelar Aksi Protes di Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Sebelumnya, ramai warga—mayoritas kaum ibu—dari Gampong Blang Naleung Mameh menggelar aksi protes di Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Jumat, 13 Februari 2026.
Aksi protes masyarakat itu berlangsung usai Pemko Lhokseumawe menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Sinyar tahap I, di halaman kantor wali kota.
Mereka melakukan aksi protes lantaran tidak mendapatkan bantuan tersebut. Aksi damai warga itu dikawal para personel Satpol PP dan WH Lhokseumawe.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy