Anies Baswedan Ajak 3 Intel Foto Bareng di Warung Soto

Anies Baswedan
Anies Baswedan mengajak tiga pria diduga intel foto bersama di sebuah warung soto di Karanganyar, Jawa Tengah. Foto: Tangkapan Layar

Semarang – Pesaing Prabowo Subianto saat Pilpres 2024, Anies Baswedan, diduga dikuntit tiga orang pria yang dinarasikan sebagai intelijen saat makan di warung soto kawasan Karanganyar, Jawa Tengah.

“Anies diintil intel Karanganyar, malah diajak poto bareng,” tulis akun TikTok @yu_baswedan yang mengunggah video tersebut, dilihat dilihat Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam video viral itu tampak Anies mengajak ketiga orang tersebut berfoto bersama.

“Daripada sembunyi-sembunyi, tho, kita enakan foto bareng, Mas,” ujar eks Gubernur Jakarta itu.

“Ini bapak-bapak dari Korem, Kodim [Karanganyar],” imbuh Anies saat menanyakan asal ketiga pria tersebut.

Seorang pria berkemeja marun lantas mengatakan bahwa ia tadinya baru dari sebuah acara, tapi Anies dengan bercanda menimpali.

“Halah, ojo ngono (jangan begitu). Saya kalau ke mana-mana sekarang sering ditemenin. Terima kasih dijagain, salam buat komandannya,” ujarnya sambil menepuk-nepuk bahu pria tersebut.

Juru bicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, mengungkapkan ketika itu Anies tengah makan siang selepas melaksanakan salat Jumat di sela rangkaian kunjungan di Kabupaten Karanganyar, pada Jumat, 30 Januari 2026. Pada saat yang sama, terdapat sejumlah orang dengan perawakan tentara serta memakai pakaian nondinas, berada di rumah makan tersebut.

Menurutnya, ajakan berfoto bersama kerap dilakukan Anies sebelumnya.

“Pak Anies memang sering melakukan hal itu, kalau ada personel TNI/Polri yang kebetulan satu rumah makan atau ada di kegiatan, beliau selalu menyapa dan mengajak berfoto,” kata Angga pada Rabu, 4 Februari 2026, dilansir Tempo.co.

Angga mengaku pihaknya tidak bisa memastikan apakah ketiga orang itu merupakan anggota intelijen yang bertugas mengawasi Anies. Namun yang pasti, kata dia, ketiga orang tersebut adalah anggota TNI.

Angga juga tidak bisa memastikan apakah ketiga orang diduga intel itu telah mengikuti rombongan Anies sejak lama. Sebab, sebelum ke lokasi rumah makan, Anies baru saja tiba dari bandara dan langsung mengikuti salat Jumat.

Menurut Angga, kebetulan semacam itu bukan cuma sekali. Hampir setiap acara publik yang dihadiri Anies selalu ada personel TNI dengan pakaian nondinas seperti itu.

“Biasanya kalau acara publik memang sering ketemu.”

Penjelasan Kodam Diponegoro

Kapendam IV Diponegoro Kolonel Andy Soelistyo membenarkan ketiga orang itu adalah intel. Ia menyebut peristiwa itu terjadi Jumat, 31 Januari 2026, di Warung Soto Mbok Giyem.

“Dari hasil pendalaman yang kami lakukan, kami sampaikan bahwa benar tiga orang yang berfoto dengan Bapak Anies di video tersebut adalah anggota Intel Kodim Karanganyar,” ujar Andy dilansir dari Kompas.com.

Andy mengatakan tiga anggota intel tersebut sudah menjalani pemeriksaan terkait video viral itu. Menurut keterangan ketiganya, mereka tiba lebih dulu dibanding Anies.

“Saat dikonfirmasi, anggota menyampaikan bahwa keberadaan mereka di warung Soto Mbok Giyem adalah murni sekedar untuk makan siang. Dari keterangan anggota duluan datang (ke rumah makan). Betul-betul spontan, pengakuan dari anggota,” lanjutnya.

Ia mengklaim ketiga anggota itu sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. Ketiganya disebut tidak mengetahui Anies akan makan di tempat yang sama.

“Mereka tidak mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan siang di tempat yang sama. Secara kebetulan, hadir Bapak Anies di Warung Mbok Giyem dan ketiga anggota tersebut diajak berfoto bersama Bapak Anies,” ujarnya.

Ia juga membantah ketiganya diarahkan pimpinan untuk mengikuti keseharian Anies Baswedan. Menurutnya, Anies adalah warga sipil biasa dan tidak sedang diikuti intel.

“Poin penting yang kami sampaikan di sini bahwa tidak ada kepentingan dari ketiga anggota tersebut untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies. Dan kami sampaikan bahwasanya saat ini Bapak Anies juga merupakan masyarakat biasa.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy