Banda Aceh — Pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kota Banda Aceh pada awal Januari 2026 menunjukkan fluktuasi terbatas.
Dibandingkan pekan sebelumnya atau akhir Desember 2025, sebagian besar komoditas tercatat stabil, sementara beberapa bahan pangan mengalami kenaikan dan penurunan harga. Data ini tercantum dalam laporan Info Harga Pasar dirilis Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh Senin, 5 Januari 2026.
Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada kelompok cabai. Cabai merah keriting mengalami lonjakan dari Rp20 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram atau naik 40 persen.
Cabai rawit hijau dan cabai rawit merah juga naik dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram, masing-masing meningkat 12,5 persen.
Di kelompok sayur-mayur lainnya, buncis naik 25 persen dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram.
Lalu pada kelompok komoditi unggulan lainnya, lada hitam tercatat naik 4,55 persen, dari Rp110 ribu pekan lalu menjadi Rp115 ribu per kilogram.
Beras medium naik lima persen, dari Rp14 ribu menjadi Rp14.700 per kilogram. Begitu juga beras premium naik 1,88 persen, dari Rp16 ribu menjadi Rp16.300 per kilogram. Sedangkan beras medium SPHP (Bulog) tetap di angka Rp13.100 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan. Daging ayam ras turun 2,86 persen menjadi Rp34 ribu per kilogram. Harga telur ayam ras juga ikut turun 2,63 persen menjadi Rp1.850 per butir.
Kacang tanah turun 10 persen menjadi Rp45 ribu per kilogram. Lalu kol kubis turun 33,33 persen menjadi Rp8 ribu per kilogram. Selain itu, harga kemiri kupas turun 6,67 persen menjadi Rp42 ribu per kilogram.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy