Jantho, Line1News – Sebuah ikhtiar suci untuk menyelamatkan masa depan generasi muda sedang menyala di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Di tengah gempuran arus modernisasi dan ancaman nyata penyalahgunaan narkotika, pemerintah gampong setempat memilih jalan spiritual untuk membentengi moral anak muda mereka: meluncurkan program Beut Kitab (Pengajian Kitab) khusus pemuda.
Langkah menyentuh ini terinspirasi dari program ikonis “Beut Kitab Bak Sikula” yang digagas oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris (Syech Muharram). Pemerintah Gampong Leu Ue meyakini fondasi agama yang kokoh adalah tameng paling ampuh bagi pemuda dalam menghadapi tantangan zaman.
Hidupkan Kembali Tradisi Indah Indatu
Peluncuran program yang berlangsung khidmat pada Sabtu malam (6/6/2026) di halaman Kantor Keuchik Gampong Leu Ue ini, disambut haru dan antusias oleh ratusan warga. Suara tabuhan rapai yang bertalu-talu dari atas panggung menjadi penanda dimulainya babak baru pembinaan karakter pemuda di gampong tersebut.
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, dengan nada penuh harap mengungkapkan program ini lahir dari rasa kepedulian dan cinta yang mendalam terhadap nasib generasi penerus.
“Kami ingin generasi muda memiliki kegiatan yang positif dan bermanfaat. Kita ingin mereka terhindar dari hal-hal yang tidak berguna, serta semakin jauh dari jeratan narkotika maupun pergaulan yang merugikan masa depan mereka. Pemuda harus menjadi kebanggaan keluarga dan gampong,” ujar Yusri penuh optimisme, dikutip dari rilis Pemkab Aceh Besar.
Rencananya, pengajian kitab ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah hangat untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
Apresiasi dan Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Inisiatif menyentuh dari akar rumput ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG). Kepala DPMG Aceh Besar, Jakfar, yang hadir mewakili Bupati Aceh Besar, menyebut langkah Gampong Leu Ue sebagai strategi cerdas menyelamatkan moral bangsa.
“Ini kemajuan yang harus kita syukuri. Tradisi beut (mengaji) adalah warisan indatu kita yang sangat penting. Bagi anak-anak muda yang belum sempat belajar di dayah (pesantren), alhamdulillah, sekarang sudah ada Beut Kitab di gampong,” tutur Jakfar menyemangati warga.
Jakfar menambahkan, di bawah kepemimpinan Bupati Muharram Idris, pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat syiar Islam secara terstruktur dari tingkat kabupaten hingga ke gampong-gampong.
Malam Penuh Berkah dan Kebersamaan
Kemeriahan malam itu terasa semakin lengkap dan menyentuh hati masyarakat. Selain peluncuran program pengajian, acara juga dirangkai dengan prosesi adat peusijuek (tepung tawar) untuk aparatur gampong yang baru dan Tim Penggerak PKK Gampong Leu Ue.
Guna menambah kebahagiaan warga, panitia juga membagikan beragam doorprize menarik, khususnya bagi kaum ibu yang hadir di lokasi.
Suasana malam kian teduh saat Teungku Agus Setiawan, tokoh ulama setempat, menyampaikan untaian tausyiah yang sejuk di hadapan unsur Forkopimcam Darul Imarah, Tuha Peut Gampong, serta pimpinan Pengajian Balai Arba’in, Marzuki Yahya.
Melalui program Beut Kitab Pemuda ini, Gampong Leu Ue sedang merajut mimpi besar: melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlakul karimah dan siap menjadi benteng syariat Islam di Aceh Besar.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy