Donald Trump Amuk Senator Bill Cassidy yang Kalah Pemilu

Presiden Donald Trump kecam Senator Republik Bill Cassidy
Presiden Donald Trump mengecam Senator Republik Bill Cassidy, menyebutnya sebagai 'bencana yang tidak loyal'. Foto: The Independent

Washington, D.C. – Hubungan internal Partai Republik kembali memanas setelah Senator petahana asal Louisiana, Bill Cassidy, menelan kekalahan pahit dalam pemilu primer.

Melansir The Independent, Minggu, 17 Mei 2026, Presiden Donald Trump meluapkan amarahnya dan menyerang Cassidy secara brutal sesaat sebelum tempat pemungutan suara (TPS) ditutup.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Sabtu pagi, Trump tanpa ragu menyebut Cassidy sebagai sosok yang tidak setia. Hanya berselang beberapa jam setelah amukan tersebut, Cassidy dinyatakan kalah dalam pemilu.

“Senator Bill Cassidy dari Louisiana adalah bencana pengkhianat,” tulis Trump dengan nada geram. “Seluruh kampanye Senatnya terdahulu selalu menjual nama ‘TRUMP’ dan berjanji setia bersama saya. Namun setelah menang, dia berbalik arah dan memilih untuk memakzulkan saya demi sesuatu yang kini terbukti sepenuhnya omong kosong!” lanjutnya.

Tidak berhenti di situ, Trump juga menambahkan makian lain. “Bill Cassidy adalah manusia bejat, pria yang mengerikan, dan buruk bagi Louisiana. Sekarang dia akan dihancurkan dalam pemilu besar hari ini oleh dua orang hebat!” cetus Trump.

Jejak Pemakzulan yang Berujung Dendam

Kemarahan Trump berakar dari peristiwa tahun 2021. Cassidy merupakan satu dari tujuh senator Republik yang membelot dan memilih untuk menghukum Trump atas keterkaitannya dalam kerusuhan Capitol 6 Januari. Meski begitu, Trump akhirnya dibebaskan karena perolehan suara senat kurang dari batas mayoritas dua pertiga yang diperlukan.

Bulan lalu, Cassidy sempat mengakui kepada NBC News bahwa keputusannya di tahun 2021 memang menjadi ganjalan besar dalam pemilu primer ini. Namun, ia selalu berusaha meyakinkan pemilih mengenai profesionalitas kerjanya bersama sang presiden.

Kepada The Washington Post, Cassidy sempat membela diri. “Jika Anda menginginkan seseorang yang bisa bekerja dengan baik bersama Presiden Trump, pilihlah Bill Cassidy. Dia mungkin tidak menyukai saya, tetapi dia telah menandatangani empat undang-undang yang saya tulis atau negosiasikan dalam empat bulan terakhir,” ujarnya.

Rekor Kekalahan Bersejarah

Dalam pemilu primer kali ini, Trump mengerahkan dukungannya kepada Anggota DPR AS, Julia Letlow, yang ia sebut sebagai “pemenang yang tidak akan mengecewakan”. Langkah Trump ini juga didukung penuh oleh Gubernur Louisiana, Jeff Landry.

Letlow sendiri pertama kali menjabat pada tahun 2021 melalui pemilu khusus untuk menggantikan mendiang suaminya yang meninggal dunia akibat komplikasi Covid-19 tepat sebelum dilantik.

Kekalahan Cassidy mencetak sejarah kelam di panggung politik AS. Ini merupakan pertama kalinya dalam lebih dari sepuluh tahun seorang senator petahana tumbang dalam pemilu primer.

Cassidy, yang juga merupakan seorang dokter spesialis, telah berkarier di House of Representatives sejak 2008 sebelum akhirnya memenangkan kursi Senat pertamanya pada 2014.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy