New Jersey – Langkah awal Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 harus diawali dengan hasil yang kurang memuaskan. Bertanding di MetLife Stadium, New Jersey, pada Sabtu, 13 Juni 2026 waktu setempat (Minggu, 14 Juni 2026 pagi WIB), Selecao dipaksa bermain imbang 1-1 oleh semifinalis Piala Dunia 2022, Maroko, dalam laga pembuka Grup C yang dihadiri oleh 80.663 penonton.
Berikut ulasan jalannya pertandingan yang penuh drama dan evaluasi taktis ini:
Maroko Mendominasi, Lini Belakang Brasil Rapuh
Sejak peluit pertama dibunyikan, Singa Atlas langsung menunjukkan taringnya. Maroko tampil sangat agresif dan mendominasi 10 menit pertama pertandingan dengan penguasaan bola yang sempat menyentuh angka 70%. Sebaliknya, lini tengah Brasil yang dihuni Casemiro, Bruno Guimaraes, dan Lucas Paquetá tampil lambat, tidak terkoneksi, dan sering kehilangan bola.
Petaka bagi Brasil datang pada menit ke-21. Berawal dari kesalahan komunikasi dan kegagalan interseptor bek Gabriel Magalhães, gelandang PSV Ismael Saibari berhasil lolos dari jebakan offside. Menerima umpan matang di antara para bek, Saibari dengan tenang menaklukkan kiper Alisson Becker untuk membawa Maroko unggul 1-0.
Gol ini seolah menegaskan keraguan publik terhadap lini pertahanan Brasil yang tercatat selalu kebobolan dalam 5 laga terakhir mereka.
Magis Vini Jr dan Roket 114 Km/Jam
Di saat kolektivitas tim asuhan Carlo Ancelotti buntu, kualitas individu pemain bintang menjadi juru selamat. Menit ke-32, Bruno Guimaraes melepaskan umpan manis ke sisi kiri yang langsung diterima oleh Vinicius Junior.
Melalui aksi one-on-one yang menjadi spesialisasinya, winger Real Madrid ini mengecoh bek Maroko dan melepaskan tembakan melengkung yang sangat keras. Menariknya, papan skor stadion merilis kecepatan tendangan roket Vini Jr tersebut mencapai 114 km/jam! Bola menghujam deras gawang Yassine Bounou dan mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga turun minum.
Perubahan Taktik Ancelotti di Babak Kedua
Sadar timnya compang-camping di babak pertama, Carlo Ancelotti langsung melakukan perombakan di babak kedua. Pemain yang sudah terkena kartu kuning dan tampil kurang optimal seperti Casemiro dan Ibañez langsung ditarik keluar, digantikan oleh Fabinho dan Danilo.
Masuknya Matheus Cunha dan Luiz Henrique di pertengahan babak kedua memberikan sedikit mobilitas pada lini serang Brasil. Sayangnya, performa Raphinha yang redup sepanjang laga dan kokohnya organisasi pertahanan Maroko membuat Brasil kesulitan menciptakan peluang emas.
Di masa injury time yang berdurasi 10 menit, Danilo Santos nyaris membawa Brasil unggul, namun peluangnya digagalkan oleh penyelamatan gemilang Bounou. Di ujung lapangan lain, Alisson juga dipaksa jatuh bangun menahan tendangan jarak jauh Neil El Aynaoui.
Sorotan Menarik: Fans Brasil di stadion sempat bergemuruh meminta keajaiban dari wonderkid Endrick. Namun hingga laga usai, Ancelotti memilih untuk memarkir sang pemain muda di bangku cadangan.
Rapor Pemain: Siapa yang Bersinar dan Meredup?
Media Brasil Lance! memberikan rapor tajam terkait performa individu para pemain dalam laga ini:
* Bintang Lapangan (Deu Aula): Douglas Santos. Penampilannya di sektor bek kiri dinilai sangat solid dan menjawab keraguan Ancelotti untuk posisi utama.
* Di Bawah Performa (Ficou Abaixo): Gabriel Magalhães (blunder gol Maroko), Lucas Paquetá (banyak kehilangan bola di babak pertama), dan Igor Thiago (gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang).
Langkah Selanjutnya
Hasil imbang ini menjadi modal berharga bagi Maroko yang membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing di level tertinggi. Selanjutnya, Maroko akan menghadapi Skotlandia.
Sementara itu, bagi Brasil, hasil ini menyisakan banyak pekerjaan rumah untuk Carlo Ancelotti. Selecao harus segera berbenah sebelum melakoni laga krusial berikutnya melawan Haiti pada Kamis (19/6/2026) di Philadelphia demi menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
Bagaimana menurut Anda? Apakah taktik Ancelotti sudah tepat untuk Brasil, atau Maroko yang memang tampil lebih cerdik di laga ini?[]
Baca Juga: Drama Piala Dunia Bosnia vs Kanada: Gol Bersejarah Lukić Dinodai Gol Telat Cyle Larin


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy