Banda Aceh, Line1News – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh terus mengoptimalkan seluruh layanan untuk memastikan proses penyambutan dan pemulangan jemaah lancar, tertib, dan nyaman.
Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal, menyebut kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Aceh dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, pada Senin malam, 15 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh petugas telah bersiaga menyambut kedatangan 14 kloter kloter jemaah haji Aceh secara bertahap mulai 15 hingga 30 Juni 2026 melalui Bandara SIM.
“Kami terus melakukan berbagai persiapan dan koordinasi agar seluruh proses debarkasi berjalan dengan baik. Hal ini mulai dari penyambutan di bandara, layanan kesehatan, penanganan bagasi, hingga pemulangan jamaah ke daerah asal,” kata Arijal, Sabtu, 13 Juni 2026.
Arijal menyampaikan, sebelumnya PPIH juga telah mengukuhkan para pembantu petugas PPPIH dan juga membentuk satuan tugas (Satgas) serta menggelar rapat koordinasi bersama berbagai stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan layanan di lapangan.
Menurutnya, kepulangan jemaah haji merupakan momen yang sangat dinantikan oleh keluarga dan masyarakat. Karena itu, PPIH Aceh berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.
Arijal juga mengingatkan agar seluruh petugas, baik PPIH kloter maupun petugas daerah dari Kementerian Haji dan Umrah kabupaten dan kota, dapat menjalankan tugas dengan optimal.
“Terkait pembagian air zamzam akan dilakukan di daerah masing-masing. Karena itu, kami mengimbau keluarga atau kerabat jamaah agar menjemput di daerah masing-masing,” jelasnya.
Selain memastikan kelancaran layanan debarkasi, Arijal juga mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tanah air. Dia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Haji mabrur tidak berhenti di Tanah Suci. Kemabruran harus terus dirawat melalui peningkatan ibadah, akhlak yang baik, kepedulian sosial, serta semangat memberi manfaat bagi sesama,” ungkapnya.
Arijal berharap para jemaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dalam menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat gotong royong.
Dia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Aceh dalam menyambut kepulangan jemaah haji. Menurutnya, tradisi memuliakan tamu Allah yang tumbuh di tengah masyarakat Aceh merupakan kearifan lokal yang patut terus dilestarikan.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji Aceh. Semoga seluruh rangkaian ibadah diterima Allah SWT dan para jamaah memperoleh haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy