Jakarta – Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menggelar talkshow ‘Problematika Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia’ pada Rabu, 30 April 2025, di Jakarta.
Talkshow itu dibuat untuk merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana evakuasi 1.000 warga Gaza Palestina yang terluka ke Indonesia untuk mendapatkan pengobatan dan rehabilitasi sementara.
Ketua Presidium MER-C Hadiki Habib dalam keterangan tertulis diterima Line1.News, Sabtu, 3 Mei 2025, menegaskan pentingnya membangun narasi kebijakan berbasis bukti untuk merespons situasi Gaza.
Ia menyampaikan fakta dan data di lapangan harus menjadi dasar dalam menentukan sikap dan langkah, terutama dalam menghadapi upaya-upaya yang berpotensi memutarbalikkan informasi.
Menurutnya, talkshow itu langkah sangat penting untuk membangun evidence yang nantinya diikuti sebuah policy brief.
Kepala Pusat Riset Politik BRIN Athiqah Nur Alami menyatakan rencana Presiden Prabowo perlu diapresiasi sebagai bentuk nyata komitmen Indonesia terhadap Palestina.
Namun, ia juga menekankan perlunya diskusi untuk mengkaji kelayakan dan dampak kebijakan tersebut dari berbagai aspek.
Athiqah mengatakan, diskusi itu penting untuk menilai kesiapan Indonesia, juga mencakup tantangan sosial dan budaya, kesiapan regulasi, serta sikap masyarakat terhadap kehadiran warga Gaza.
Selain itu, pengalaman MER-C yang baru kembali dari Gaza diharapkan bisa memberikan pembaruan kondisi terkini di lapangan, dan respons terkait rencana evakuasi ini.
Talkshow itu menghadirkan dialog interdisipliner antarakademisi, pembuat kebijakan, praktisi kemanusiaan, dan masyarakat sipil.
Harapannya, mereka dapat berkontribusi dengan memberikan pemahaman yang tepat dalam merespons kebijakan evakuasi warga Palestina ke Indonesia.
Hadir sebagai pembicara, Peneliti Bidang Timur Tengah BRIN M Hamdan Basyar, Peneliti Bidang Migrasi Paksa BRIN Profesor Tri Nuke Pudjiastuti, dan Hadiki Habib.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy