Takengon, Line1News – Suasana pagi di RSUD Datu Beru Takengon terasa berbeda. Memasuki hari kedua berkantor di rumah sakit tersebut, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, langsung menyisir berbagai sudut area pelayanan pada Jumat pagi, 10 Juli 2026.
Langkah ini diambil demi memastikan masyarakat mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak, bersih, dan memanusiakan pasien.
Namun, dalam inspeksi tersebut, orang nomor satu di Aceh Tengah ini menyayangkan satu hal. Ia menemukan banyak sisa puntung rokok yang berserakan di lingkungan rumah sakit. Tempat yang seharusnya menjadi ruang steril dan bebas asap rokok bagi warga yang sedang berobat, justru ternoda oleh sampah tersebut.
Teguran Keras untuk Kenyamanan Pasien
Temuan ini langsung memantik perhatian serius dari Bupati. Bagi Haili Yoga, kebersihan rumah sakit adalah cermin utama dari kepedulian mengayomi orang sakit. Keberadaan sampah rokok menunjukkan masih lemahnya pengawasan di lapangan.
“Kawasan rumah sakit harus steril dari asap rokok dan sampah puntung rokok. Saya mengingatkan petugas keamanan, Satpam, agar lebih aktif melakukan patroli secara bergantian,” tegas Haili Yoga dengan nada penuh perhatian sekaligus ketegasan.
Ia juga meminta komitmen penuh dari garda pengamanan agar menjaga atmosfer rumah sakit tetap sehat. “Jangan sampai masih ditemukan sampah seperti ini. Nanti akan saya cek kembali, kalau masih di temukan, kalian tidak berkerja,” tambah Haili.
Turun Tangan di Jumat Bersih
Bukan hanya sekadar meninjau dan memberi arahan, Bupati juga memilih membaur. Ia ikut mengucurkan keringat bersama para staf dalam aksi gotong royong menyukseskan program “Jumat Bersih”, sebuah agenda rutin Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk merawat lingkungan.
Sembari bergerak bersama warga rumah sakit, mata Bupati tetap jeli memperhatikan detail. Ia melihat beberapa sudut estetika fungsional hospitalia yang kurang terawat, seperti rumput taman yang mulai meninggi dan sisa sampah yang terlewatkan.
“Saya meminta seluruh pegawai, termasuk petugas kebersihan, agar bekerja dengan penuh tanggung jawab. Jika tidak menjalankan tugas dengan baik, tentu akan dilakukan evaluasi,” ujarnya mengingatkan esensi pengabdian.
Merangkul Manajemen Demi Pelayanan Hangat
Usai menyisir area luar, Bupati Haili Yoga langsung mengumpulkan jajaran manajemen RSUD Datu Beru. Ruangan rapat dipenuhi oleh para wakil direktur, kepala bagian, kepala bidang, hingga seluruh kepala ruangan yang menjadi motor penggerak harian rumah sakit.
Pertemuan tatap muka ini berjalan dialogis dan humanis. Bupati mengajak seluruh jajaran medis dan struktural untuk menyatukan frekuensi.
Ia menekankan bahwa kedisiplinan kerja, tertib administrasi, dan kebersihan lingkungan bukanlah beban regulasi, melainkan fondasi utama untuk melahirkan pelayanan kesehatan yang profesional, hangat, nyaman, dan berkualitas tinggi bagi seluruh masyarakat Aceh Tengah.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy