Ciptakan Prototipe Gelang Deteksi Gempa, Tim Polirobocom PNL Raih Juara Pertama Kompetisi Internasional

Ciptakan Prototipe Gelang Deteksi Gempa, Tim Polirobocom PNL Raih Juara I U-Dare 2024 USK
Tim Polirobocom Politeknik Negeri Lhokseumawe. Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Tim Polirobocom Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) meraih juara pertama di ajang internasional U-Dare 2024 Universitas Syiah Kuala (USK) kategori Written Futuristic Ideas on Disaster.

Di kompetisi itu, Tim Polirobocom yang terdiri dari tiga mahasiswa Teknik Elektro PNL mempresentasikan karya ilmiah tentang gelang deteksi gempa berjudul ‘Multifunctional Disaster Alert Bracelet’.

Ketiganya adalah Khairul Basyir (Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika), M Fikri Abdillah (Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol), dan Alda Febrina (Program Studi Teknologi Elektronika).

Baca Juga: Politeknik Negeri Lhokseumawe Wisuda 878 Mahasiswa, 360 Orang Cumlaude

Ketiga mahasiswa ini dibimbing Dosen Teknik Elektor PNL, Yusman. Menurut Ketua Jurusan Teknik Elektro PNL, Yassir, saat presentasi grand final yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood USK, Tim Polirobocom PNL tak hanya menyajikan konsep teoritis tapi juga menampilkan prototipe fungsional dari gelang deteksi gempa tersebut.

“Prototipe ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena merupakan implementasi langsung dari ide futuristik yang diajukan dalam karya ilmiah mereka,” ujar Yassir dalam keterangan tertulis, Senin, 21 Oktober 2024.

Selain mampu mendeteksi gempa, kata dia, gelang itu juga memberikan peringatan dini kepada pengguna. “Gelang ini juga dilengkapi fitur untuk mengirimkan sinyal lokasi korban di bawah reruntuhan kepada tim penyelamat, mempermudah proses evakuasi,” ujarnya.

Baca Juga: Tim Peneliti Muda USK Kaji Dampak Modifikasi Rumoh Aceh Terhadap Mitigasi Bencana

Yassir bangga dengan pencapaian para mahasiswanya itu. “Karya tulis dan demonstrasi prototipe yang mereka hasilkan menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan solusi inovatif yang dapat diterapkan di lapangan.”

Hal sama diungkapkan Yusman yang menilai semangat inovasi para mahasiswanya menunjukkan mereka tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kepedulian yang mendalam terhadap masalah bencana yang sering dihadapi masyarakat. “Inovasi gelang deteksi gempa ini dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan solusi nyata bagi mitigasi bencana,” ujar Yusman.

Yassir menambahkan, kompetisi internasional U-Dare 2024 terdiri dari dua tahap. Seleksi karya ilmiah dilakukan daring sejak 25 Juni hingga 25 Juli 2024. Sedangkan grand final digelar di USK pada 18-20 Oktober 2024. Kategori Written Futuristic Ideas on Disaster, kata dia, menantang mahasiswa menghasilkan ide-ide kreatif dan solusi terkait penanganan bencana.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh dari Direktur dan Wakil Direktur PNL, yang telah memberikan fasilitas dan motivasi kepada tim mahasiswa kami hingga mereka dapat mencapai prestasi ini.”

Baca Juga: Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe: Lulusan Vokasi Harus Punya World Skill

Direktur PNL Rizal Syahyadi memberikan apresiasi atas prestasi gemilang para mahasiswa elektro tersebut. Menurutnya, pencapaian itu membuktikan kemampuan mahasiswa PNL untuk bersaing di kancah internasional, sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata mereka dalam menghasilkan inovasi penanggulangan bencana.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja keras mahasiswa dan pembimbing yang tak kenal lelah, serta dukungan penuh dari institusi. Kami sangat bangga atas pencapaian ini dan berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi di masa mendatang,” ujarnya.

Rizal menambahkan hasil ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi PNL, tetapi juga memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan solusi relevan bagi isu global seperti mitigasi bencana.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy