Karang Baru – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kerja-kerja cepat Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir atau Kak Na selama masa tanggap darurat pascabencana.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Ibu Ana, selalu Ketua TP PKK Aceh atas kerja-kerja cepatnya pada upaya tanggap darurat,” ujar Tito di Kampung Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, Jumat, 23 Januari 2026, dikutip dari Laman Humas Pemerintah Aceh.
“Apresiasi juga kami sampaikan kepada Pak Wagub, Istri Pak Wagub dan Istri Sekda Aceh yang hari ini juga hadir mendampingi kunjungan kerja istri saya selaku Ketum (ketua umum) TP PKK Pusat di kampung Batang Ara hari ini,” sambungnya.
Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana Sumatra itu juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat Batang Ara dan seluruh masyarakat terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi media penyemangat bagi bapak dan ibu untuk bangkit. Insya Allah, bersama kita bisa bangkit.”
Pertemuan rombongan Kak Na dengan Tito terjadi secara kebetulan. Saat itu, Kak Na bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, sedang mendampingi Ketum TP PKK Pusat Tri Tito di Kampung Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka.
“Sudah lama Ibu Ketum mengagendakan ke Aceh, namun baru terlaksana hari ini untuk bersilaturrahmi dan menyalurkan bantuan langsung kepada warga,” ujar Kak Na.
“Alhamdulillah, hari ini Ibu Ketum bisa hadir langsung menyapa warga, memberi permainan-permainan ringan dalam rangka trauma healing kepada anak-anak serta memberi hadiah tas sekolah lengkap dengan alat tulis. Kaum Ibu juga bisa tersenyum lega karena Ibu Tri juga membawa oleh-oleh kompor gas satu tungku untuk kaum ibu serta sejumlah bantuan lainnya,” sambungnya.
Sementara Tri menyampaikan permintaan maaf karena baru bisa berkunjung di Kampung Sunting.
“Akses yang sulit ditembus memaksa kami untuk mengurungkan niat untuk berkunjung ke sini. Alhamdulillah, hari ini saya dan kita semua bisa berkumpul dan bersilaturrahmi dengan warga di sini,” ujarnya.
Tri berharap para ibu bersabar menghadapi cobaan.
“Kami memahami perasaan warga yang harus kehilangan rumah yang telah dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun. Namun hanya dalam dua hari semua habis disapu banjir. Saat ini pemerintah terus melakukan upaya penanganan serta pendataan yang juga membutuhkan waktu,” ujarnya.
Tri Tito juga mengapresiasi kerja-kerja luar biasa seluruh jajaran pemerintah Aceh. “Saya berterima kasih Kepada Ibu Ana, Pak Wagub dan Istri, Ibu Ketua DWP atas kerja-kerja cepatnya di masa tanggap darurat.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy