Inilah Hasil Akhir Seleksi Calon Dirut dan Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

Hasil akhir seleksi calin Dirut dan Komisaris PT Bina Usaha
Tangkapan Layar Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Calon Anggota Komisaris dan Dirut PT Bina Usaha (Perseroda) Aceh Utara tertanggal 14 Agustus 2026. Foto: Line1News

Aceh Utara, Line1News – Setelah melalui rangkaian proses seleksi yang panjang, teka-teki mengenai siapa yang akan memimpin PT Bina Usaha (Perseroda) Kabupaten Aceh Utara periode 2026–2031 akhirnya terjawab. Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan hasil akhir pengisian jabatan strategis pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Berdasarkan pengumuman resmi Nomor 500/24/Pansel/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Pansel, Dayan Albar, pada Jumat, 14 Agustus 2026, dua nama dinyatakan lulus dan terpilih untuk menakhodai PT Bina Usaha. Muhammad Khalis terpilih sebagai Anggota Komisaris, sementara Zulfikar untuk posisi Direktur Utama (Dirut).

Dikutip Line1News pada Sabtu (15/8/2026), keputusan final ini merujuk pada Berita Acara Pansel Nomor 500/23/Pansel/2026 tertanggal 7 Agustus 2026, setelah kedua tokoh tersebut melewati tahap krusial, yaitu tes wawancara akhir bersama Bupati Aceh Utara selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Perjalanan Panjang Berburu Pemimpin

Lahirnya nama Khalis dan Zulfikar bukanlah proses instan. Langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Utara ini merupakan wujud implementasi Qanun Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Bina Usaha menjadi Perusahaan Perseroan Daerah Bina Usaha Kabupaten Aceh Utara.

Kilas balik ke belakang, perjalanan berburu pemimpin PT Bina Usaha ini dimulai sejak April lalu. Pansel membuka pendaftaran pertama pada 23–27 April 2026. Guna memastikan terjaringnya talenta-talenta terbaik dan terpenuhinya kuota kandidat, Pansel bahkan sempat melakukan dua kali perpanjangan masa pendaftaran, masing-masing pada 28 April–4 Mei 2026, dan dilanjutkan hingga 26 Mei 2026.

Semangat kompetisi mulai terasa saat Pansel mengumumkan hasil seleksi administrasi pada 3 Juni 2026. Saat itu, ada empat nama yang lolos sebagai kandidat Direktur Utama, yaitu Anwar Sanusi, Mulyadi, Zulkifli, dan Zulfikar. Sementara untuk posisi Anggota Komisaris, tiga nama berhasil melaju, yakni Wahyu Saputra, Murhalim, dan Muhammad Khalis.

Uji Al-Qur’an hingga Wawancara Akhir

Kekhasan daerah tidak ditinggalkan. Pada 5 Juni 2026, ketujuh peserta tersebut wajib mengikuti Uji Mampu Baca Al-Qur’an di Kantor Bupati Aceh Utara di Landeng, Lhoksukon, sebelum akhirnya bertarung dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

Penyaringan semakin ketat. Pada 15 Juli 2026, Pansel mengerucutkan daftar menjadi tiga besar untuk masing-masing jabatan. Di jajaran calon Komisaris bertahan nama Muhammad Khalis, Murhalim, dan Wahyu Saputra. Sedangkan di posisi calon Direktur Utama menyisakan Anwar Sanusi, Zulfikar, dan Zulkifli.

Dari ketatnya persaingan di tahap tiga besar inilah, Muhammad Khalis dan Zulfikar akhirnya berhasil meyakinkan Bupati Aceh Utara pada sesi wawancara akhir hingga dinyatakan terpilih.

Saat ini, tinggal menunggu momentum pelantikan resmi kedua pemimpin baru tersebut oleh Bupati, dengan harapan besar PT Bina Usaha mampu membawa perubahan positif bagi perekonomian daerah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy