Aceh Utara, Line1News – Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Lhoksukon dengan Cot Girek, Aceh Utara, menjadi saksi bisu kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa, Senin siang, 10 Agustus 2026. Insiden tabrak belakang antara sebuah dump truk dan truk Mitsubishi Fuso ini mengakibatkan seorang penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Gagal Jaga Jarak di Lintasan Rusak
Peristiwa nahas ini bermula saat truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BM 8195 GU yang dikemudikan oleh Muhammad Fauzan (27), warga Desa Paya Ketenggar, Manyak Payed, Aceh Tamiang, tengah melaju dari arah Lhoksukon menuju Cot Girek.
Setibanya di kawasan pemukiman warga, laju truk Fuso melambat karena pengemudi harus mengurangi kecepatan demi menghindari kondisi jalan yang mengalami kerusakan di depannya.
Namun di saat yang bersamaan, melaju searah tepat di belakang truk Fuso sebuah dump truk bernomor polisi BK 9997 PH yang dikemudikan oleh Muhammad Daini (37), warga Gampong Batu IX, Cot Girek. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan keras tak lagi dapat dihindarkan. Dump truk kehilangan ruang untuk melakukan pengereman darurat dan langsung menghantam buritan truk Fuso.
“Akibat tabrakan itu, seorang penumpang dump truk bernama Mustafa Kamal (24), asal Kampung Tempel, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kasat Lantas Polres Aceh Utara, Iptu Sofyan Kurniawan, dalam keterangannya kepada awak media.
Dua Sopir Luka-Luka, Polisi Lidik
Hantaman hebat tersebut membuat bagian depan dump truk kuning itu ringsek parah tak berbentuk. Beruntung, kedua pengemudi, yakni Muhammad Daini dan Muhammad Fauzan, berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan, meski syok berat atas insiden maut yang terjadi seketika tersebut.
Berdasarkan hasil olah TKP oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Aceh Utara, saat insiden terjadi cuaca di sekitar lokasi sebenarnya dalam kondisi cerah, aspal jalanan kering, dan arus lalu lintas tergolong lengang.
Polisi menduga kuat bahwa kurangnya kewaspadaan dalam menjaga jarak aman antarkendaraan menjadi pemicu utama di balik hilangnya nyawa pemuda berusia 24 tahun tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut,” ucap Sofyan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy