Takengon — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Bupati Aceh Tengah segera mengevaluasi kinerja jajaran Dinas Kesehatan karena pelayanan kesehatan dasar dinilai belum optimal.
Desakan tersebut disampaikan Sekretaris GMNI Hamzah menyusul dugaan lumpuhnya pelayanan kesehatan di beberapa Puskesmas pascabencana melanda daerah tersebut. Akibatnya, masyarakat kesulitan mendapatkan akses pertolongan medis.
“Sejak bencana terjadi, kami menemukan beberapa Puskesmas tidak memberikan pelayanan sebagaimana mestinya. Contohnya di Kecamatan Linge, Puskesmas Ketapang dilaporkan lumpuh tanpa pelayanan,” ujar Hamzah dalam keterangan tertulis diterima Line1.News, Rabu, 21 Januari 2026.
Ia juga mengungkapkan temuan di Kecamatan Bintang. Seorang warga terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru menggunakan mobil pikap karena keterbatasan fasilitas dan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
GMNI menyoroti pula pola rujukan dari Puskesmas Isak yang dinilai tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Menurut Hamzah, Puskesmas yang telah berstatus Instalasi Gawat Darurat (IGD) seharusnya memberikan penanganan awal kepada pasien sebelum dilakukan rujukan.
“Kami mendapati warga sering langsung diarahkan ke RSUD tanpa penanganan awal. Padahal Puskesmas berstatus IGD wajib merawat pasien terlebih dahulu sesuai SOP,” ujarnya.
Tak hanya soal pelayanan, Hamzah juga menyoroti keterbatasan ketersediaan obat-obatan di sejumlah Puskesmas. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.
GMNI meminta Bupati Aceh Tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Dinas Kesehatan, termasuk kepemimpinan kepala dinas yang baru dilantik. Menurut Hamzah, evaluasi tersebut penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal dan profesional.
“Bupati perlu memberikan ultimatum tegas agar pelayanan kesehatan benar-benar berpihak pada masyarakat. Publik harus diyakinkan bahwa penempatan pejabat bukan karena faktor titipan, melainkan berdasarkan kinerja dan komitmen pelayanan.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy