Harga Kopi Arabika Gayo Merangkak Naik, Green Bean Stabil

Buah kopi arabika gayo yang sudah masak di pohon. Foto: Line1.News/Fbp
Buah kopi Arabika Gayo yang sudah masak di pohon. Foto: Line1.News/Fbp

Takengon – Harga kopi Arabika Gayo merangkak naik di awal 2025. Hal ini terlihat dari kenaikan harga kopi gelondong atau buah merah, yang sebelumnya Rp15.500 per bambu sekarang menjadi Rp16.500 per bambu atau Rp165 ribu per kaleng.

Kenaikan serupa dialami kopi gabah. Harga kopi gabah kini dibanderol mulai dari Rp43 ribu hingga Rp44 ribu per bambu. Namun, kopi ijo atau green bean, harganya tetap stabil di angka Rp88 ribu per kilogram.

Lingga, petani Kopi Arabika Gayo di Kecamatan Bies, bersyukur atas kenaikan harga tersebut. “Kenaikan ini sedikit membantu, tapi kami masih berharap harga bisa terus stabil mengingat masa panen akan berakhir,” ujar Lingga dilansir dari Tribun Gayo, Minggu, 5 Januari 2025.

[FOTO] Harga Kopi Gelondong Arabika Gayo Naik

Lingga juga menyoroti pentingnya perhatian dari pemerintah dan pihak terkait untuk mendukung stabilitas harga komoditas kopi, terutama saat memasuki musim panen. “Kami berharap dukungan agar harga tidak terlalu turun lagi, karena kopi adalah sumber penghidupan utama kami.”

Catatan Line1.News, pertengahan Oktober 2024 lalu, harga kopi gelondong di Bener Meriah mencapai Rp16 ribu per bambu, khususnya di wilayah Kecamatan Wih Pesam dan Bukit yang berada di ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut.

Namun, harga pada Oktober termasuk harga awal Januari ini masih tergolong rendah bila dibandingkan saat akhir musim panen 2023-2024. Saat itu, harga kopi gelondong mencapai Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per bambu.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy