Senyum Pengendara dan Kehangatan Merah Putih di Jalanan Takengon Jelang HUT ke-81 RI

Bupati Haili Yoga bagikan bendera kepada pengendara
Sentuhan Hangat Pemimpin: Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyapa ramah pengendara motor sambil membagikan Bendera Merah Putih di kawasan Simpang Polres Aceh Tengah, Jumat (31/7/2026). Aksi ini menandai dimulainya gerakan menyemarakkan HUT ke-81 RI di wilayah tersebut. Foto: Roni/Line1News

Takengon, Line1News – Suasana di kawasan Lampu Merah Simpang Polres Aceh Tengah pada Jumat, 31 Juli 2026, terasa berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas, senyum ramah dan sapaan hangat menyambut para pengguna jalan. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi memulai Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Momen humanis terlihat saat Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, didampingi Wakil Bupati Muchsin Hasan, berjalan menghampiri para pengendara. Dengan senyum lebar, Bupati mengulurkan tangan menyalami warga yang sedang membonceng anaknya, lalu menyerahkan selembar kain Merah Putih. Sang anak yang duduk di bagian depan tampak memandangi Bupati dengan tatapan polos, menciptakan sebuah potret kedekatan yang hangat antara pemimpin dan masyarakatnya.

Aksi simpatik ini mendapat sambutan luar biasa. Warga yang melintas tampak antusias menerima bendera dari Bupati dan Wabup.

Kegiatan penuh kebersamaan ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPK, Camat, Ketua TP-PKK, Ketua BKMT Kabupaten Aceh Tengah, serta Tim Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih.

Bupati Haili Yoga mengungkapkan bahwa gerakan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Bagi pemerintah daerah, ini adalah momen untuk mengetuk hati masyarakat agar kembali meresapi arti penting kemerdekaan melalui cara yang sederhana namun menyentuh.

Menurutnya, Bendera Merah Putih adalah lambang pemersatu yang membawa memori kolektif tentang pengorbanan darah dan air mata para pahlawan bangsa.

“Merah Putih memiliki makna yang sangat besar bagi kita semua. Di dalam setiap lembarnya, ada nilai perjuangan, persatuan, dan semangat para pahlawan yang tidak boleh kita lupakan. Tugas kita hari ini adalah merawat semangat itu,” ujar Haili Yoga dengan penuh ketulusan.

Dalam gerakan moral ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menyiapkan sekitar 2.000 Bendera Merah Putih. Pada aksi perdana di jalanan hari ini, sebanyak 1.500 bendera telah berpindah tangan ke pelukan masyarakat.

Menyongsong bulan kemerdekaan, Bupati juga mengetuk kesadaran warga Aceh Tengah untuk mulai mengibarkan bendera dan memasang ornamen Merah Putih di rumah, perkantoran, sekolah, tempat usaha, hingga pelosok kampung mulai 1 Agustus 2026.

“Kita beruntung tidak perlu lagi mengangkat senjata atau bertaruh nyawa di medan perang seperti para pendahulu kita. Hari ini, mengibarkan Bendera Merah Putih adalah cara paling sederhana bagi kita untuk membisikkan rasa cinta kepada bangsa dan negara ini,” tambahnya.

Kemeriahan menyambut hari jadi Indonesia di dataran tinggi Gayo dipastikan akan terus berlanjut. Selain pembagian bendera, Pemkab Aceh Tengah juga telah merancang berbagai perlombaan rakyat serta kompetisi dekorasi gapura dan kantor yang melibatkan seluruh instansi hingga ke tingkat pemerintahan kampung.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy