Lhokseumawe, Line1News – Lapangan Sahara di Kompleks Pesantren Modern Misbahul Ulum, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, berubah menjadi lautan semangat kebangsaan pada Senin, 17 Agustus 2026.
Ribuan santri berkumpul merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, yang dirangkaikan secara khidmat dengan Apel Tahunan dan Khutbatul Arsy (Khutbah Perkenalan).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum, Ustaz Martunis, memimpin langsung jalannya peringatan kemerdekaan ini. Suasana terasa istimewa karena upacara tidak hanya diikuti oleh santri lokal, tetapi juga dihadiri oleh perwakilan santri dari mancanegara.
Syiar Islam Menuju Kancah Internasional
Sebanyak 36 konsulat santri dari berbagai wilayah di Indonesia berbaris rapi. Di antara mereka, ada dua konsulat luar negeri yang menarik perhatian, yakni santri asal Skotlandia dan Malaysia. Kehadiran mereka menegaskan status Misbahul Ulum yang kian mendunia.
Dalam amanatnya, Ustaz Martunis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para konsulat santri yang hadir dalam peringatan HUT ke-81 RI tersebut.
Ia menyebut kehadiran konsulat santri dari luar negeri menjadi salah satu bukti bahwa Pesantren Modern Misbahul Ulum telah dikenal hingga ke mancanegara.
“Alhamdulillah, konsulat santri luar negeri tahun ini ada yang berasal dari negara Skotlandia dan Malaysia,” ujarnya.
Menurutnya, Pesantren Modern Misbahul Ulum terus berupaya menuju kancah internasional, salah satunya melalui keberadaan santri yang berasal dari luar negeri.
“Semoga mereka dengan semangat kemerdekaan dapat membawa syiar Islam di negara asalnya”.
Ia berharap, ke depan, Pesantren Modern Misbahul Ulum dapat memperluas kerja sama dengan umat Islam di luar negeri, khususnya dalam bidang pendidikan kepesantrenan.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Upacara ini turut dihadiri oleh perwakilan Kapolsek Muara Satu, Wakil Direktur pesantren, seluruh santri putra dan putri, serta masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan dengan antusias.
Di hadapan para peserta, Ustaz Martunis menegaskan pentingnya menyiapkan generasi yang tangguh, cerdas, dan memiliki semangat kebangsaan. Menurutnya, pesan yang diangkat dalam peringatan HUT ke-81 RI kali ini adalah mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Pesantren Modern Misbahul Ulum menyiapkan kader-kader bangsa untuk menjadi para pemimpin negara ini”.
Ia menambahkan, penerapan kurikulum pesantren diharapkan mampu membentuk generasi yang tangguh, berilmu, berakhlak, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kemeriahan Marching Band dan Pawai Busana
Usai prosesi upacara yang sakral, atmosfer Lapangan Sahara langsung berubah meriah. Tepuk tangan penonton bergemuruh menyaksikan suguhan apik dari korps marching band pesantren dan peragaan busana daerah yang menampilkan kekayaan budaya nusantara.
Kemeriahan tidak berhenti di dalam kompleks pesantren. Para santri kemudian bergerak keluar untuk menyapa warga sekitar dalam sebuah pawai budaya yang penuh warna.
“Hari ini kita juga melaksanakan pawai yang diikuti oleh 36 konsulat dengan mengelilingi kawasan Desa Meuria Paloh menuju Jalan Line Pipa hingga kembali ke pesantren,” pungkasnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy