Kadis PUPR Aceh: Butuh Rp35,5 M untuk Bangun Jembatan Krueng Sawang

Peninjauan Jembatang Krueng Sawang
Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir bersama Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang dan Kadis PUPR Aceh Mawardi meninjau lokasi jembatan Krueng Sawang Selasa, 22 April 2025. Foto: Humas Pemerintah Aceh

Lhoksukon – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Mawardi memperkirakan pembangunan kembali jembatan Krueng Sawang, Aceh Utara, membutuhkan anggaran hingga Rp35,5 miliar.

“Butuh anggaran sekitar Rp35,5 miliar dan sudah diusulkan oleh Pak Gubernur kepada Menteri PUPR,” ujar Mawardi saat meninjau lokasi jembatan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir dan Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, Selasa, 22 April 2025, dilansir dari Laman Humas Pemerintah Aceh.

Adapun Detail Engineering Design (DED) untuk jembatan tersebut, kata Mawardi, sudah disiapkan oleh Pemerintah Aceh Utara. Nantinya, akan dilakukan reviu bersama sebelum proses pembangunan dimulai.

Mawardi menjelaskan, pembangunan akan dilakukan dengan dua jenis konstruksi, satu jembatan rangka baja dan satu lagi jembatan komposit.

Baca juga: Jembatan Krueng Sawang Ambruk, Pemerintah Aceh Diminta Segera Bangun Baru

Jembatan rangka baja terbuat dari rangka baja yang disatukan. Sedangkan jembatan komposit menggabungkan baja dengan beton atau material lainnya.

Pembangunan itu dilakukan karena status jalan dan jembatan tersebut kini berada di bawah kewenangan provinsi (Pemerintah Aceh).

Sebelumnya, rencana pembangunan jembatan dijadwalkan menggunakan APBA 2025. Namun karena adanya efisiensi anggaran, pemerintah mengalihkan sumber pembiayaan melalui dana Kementerian PUPR.

Tarmizi Panyang berharap pembangunan jembatan bisa rampung paling lambat pada 2026. Ia juga menyampaikan bahwa jembatan itu kini masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur Pemerintah Aceh.

Baca juga: Anggota DPRK Aceh Utara Desak Pj Gubernur Aceh Segera Bangun Kembali Jembatan Krueng Sawang

Saat ini, Pemerintah Aceh Utara telah membangun jembatan gantung darurat sebagai sarana akses sementara. Jembatan gantung ini sekarang menjadi satu-satunya penghubung warga untuk beraktivitas antarkecamatan.

Jembatan Krueng Sawang yang terletak di Gampong Lhok Cut dan Gampong Sawang, Kecamatan Sawang, ambruk ke sungai pada Senin malam, 27 Januari 2025, sekitar pukul 21.00 waktu Aceh.

Ketika kejadian itu, Dinas PUPR Aceh Utara sedang membongkar jembatan lama. Namun, derasnya arus sungai akibat hujan lebat mempercepat pengikisan tiang penyangga, menyebabkan jembatan roboh ke dasar sungai.

Jembatan tersebut berada di ruas jalan Krueng Mane – Sawang – Batas Bireuen (P.027.12) yang statusnya baru berubah menjadi jembatan pada ruas jalan provinsi sejak 2024.

Saat ini, seluruh rangka konstruksi jembatan lama telah dibongkar sepenuhnya. Pemerintah Aceh disebut berkomitmen membangun kembali jembatan tersebut agar akses penghubung Gampong Lhok Cut dengan Keude Sawang kembali normal.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy