Kendaraan Melintas di Tol Sibanceh saat Lebaran Naik 121 Persen

Kendaraan melintas Gerbang Tol Padang Tiji Tol Sibanceh
Antrean kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Padang Tiji, Ruas Tol Sibanceh. Foto: Hutama Karya

Banda Aceh – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang melintas di Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) meningkat signifikan pada periode libur lebaran Idulfitri 1446 H.

Branch Manager Ruas Tol Sibanceh, Totok Masyadi mengatakan sejak Senin hingga Rabu, 2 April 2025, angkanya mencapai 70.016 kendaraan atau naik 121 persen dari lalu lintas normal.

“Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan golongan 1 sebesar 97 persen. Rabu, 2 April 2025 menjadi lalu lintas paling ramai sepanjang periode lebaran dengan trafik sebanyak 13.451 Kendaraan,” kata Totok, Kamis, 3 April 2025.

Adapun Gerbang Tol (GT) yang paling ramai yaitu GT Padang Tiji. Meskipun hanya dibuka fungsional selama 9 jam perhari, dengan total kendaraan sebanyak 23.930 unit atau 34 persen dari seluruh trafik lalu lintas.

Totok menjelaskan untuk mendukung arus mudik dan balik lebaran 2025, Hutama Karya mengoperasionalkan lima seksi bertarif pada Jalan Tol Sibanceh, yaitu Seksi 2, 3, 4, 5 dan 6 (Seulimeum–Baitussalam) sepanjang 48,5 km.

Baca juga: Cegah Antrean di Gerbang Tol Sibanceh, Pengguna Diminta Pastikan Saldo E-Toll Cukup

Selanjutnya, satu seksi jalur fungsional tanpa tarif yakni Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 23,95 km. Jalur fungsional dapat dilalui oleh pemudik pada 24 Maret hingga 10 April 2025, pukul 08.00 sampai 17.00 waktu Aceh.

“Antusiasme pengguna seksi 1 (Padang Tiji-Seulimum sangat tinggi, dengan view (pemandangan) bagus dan masih gratis lagi,” ungkap Totok.

Hutama Karya mengimbau pemudik untuk dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara di kecepatan maksimal 100 km/jam pada jalur operasi bertarif dan 60 km/jam pada jalur fungsional, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

Selain itu, pemudik juga diminta untuk menggunakan satu kartu Uang Elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan saja dan memastikan kecukupan saldo UE sebelum memasuki gerbang tol.

“Bila terpaksa untuk melakukan top-up di Gerbang Tol, maka pengguna jalan haruslah mengambil lajur kiri agar tidak mengganggu pengguna yang lain,” ujarnya.[]

Reporter: Fakhrurrazi

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy