Kerja Sama dengan Investor Cina, Mualem Siapkan 300 Ha Lahan di Aceh Besar untuk Peternakan Ayam

Gubernur Mualem
Gubernur Mualem dan rombongan bersama investor Cina. Foto: Pema

Beijing – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengajak investor Cina berinvestasi di sektor peternakan di Aceh.

Mualem mengatakan sudah menyiapkan lahan seluas 300 hektare di Kabupaten Aceh Besar. Untuk menindaklanjuti pertemuannya dengan pengusaha Cina, dia menunjuk Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Pema) Mawardi Nur.

Hal itu disampaikan Mualem di Konferensi Kerja Sama dan Pembangunan ASEAN–China Bidang Pangan dan Pertanian, yang digelar di Zhengzhou, Cina, Senin, 13 Oktober 2025.

“Hari ini kami bergerak menuju kemitraan yang konkret. Aceh kaya sumber daya alam. Saya ajak terbuka datang ke Aceh seluruh pengusaha yang hadir di forum ini,” ujar Mualem dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 Oktober 2025.

Dia menyebutkan, pengusaha asing bisa bekerja sama dengan PT Pema selaku badan usaha milik daerah Aceh.

Baca juga: Kunjungi Peternakan Telur Modern di Cina, Mualem: Aceh Mampu Bangun Seperti Ini

“Saya pastikan investasi di Aceh aman dan saling menguntungkan. Seluruhnya untuk kemakmuran rakyat Aceh,” tuturnya.

Di forum tersebut, PT Pema menandatangani kerja sama investasi peternakan ayam dengan perusahaan asal Cina, Zhongke Holding Green Technology.

Direktur Utama PT PEMA Mawardi Nur berharap kerja sama tersebut sektor pertanian Aceh berkembang lebih maju, berdaya saing, dan mampu menarik investasi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Konferensi di Cina tersebut dihadiri seluruh negara Asean, yakni Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Kamboja, Myanmar, Filipina, Laos, dan Indonesia. Indonesia diwakili oleh Aceh yang dipimpin langsung Mualem.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy