Perankan Buya Hamka, Vino G Bastian: Keberhasilan Butuh Perjuangan, Ilmu, dan Iman

Vino G Bastian bersama para tokoh dan pemain film berdiri berdampingan mengenakan busana muslim putih dalam sesi wawancara gala premiere film Buya Hamka.
Vino G Bastian bersama sejumlah artis pemeran Film Buya Hamka kegiatan pemutaran perdana film Hamka Awal Mula Vol. 3 di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Foto: Junaidi/ MUI Digital

Jakarta, Line1News — Aktor papan atas Vino G Bastian menegaskan bahwa perjalanan hidup Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka mengajarkan nilai filosofis yang mendalam bagi generasi modern. Menurutnya, figur Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama tersebut membuktikan bahwa keberhasilan sejati tidak dapat diraih secara instan, melainkan lewat proses panjang yang membutuhkan linimasa perjuangan, kedalaman ilmu, serta keteguhan iman.

Apresiasi dan refleksi mendalam tersebut disampaikan oleh Vino G Bastian yang didapuk memerankan tokoh ikonik sang ulama dalam film terbaru Hamka Awal Mula Vol. 3. Pihaknya berharap kehadiran film biopik sejarah ini dapat membuka cakrawala dan perspektif baru masyarakat luas mengenai proses berdarah-darah di balik kesuksesan besar seseorang.

“Malik yang kelak kita kenal sebagai Buya Hamka. dan mudah-mudahan film ini bisa membuka mata kita bahwa keberhasilan seorang itu tidak bisa didapatkan dengan mudah,” ujar Vino G Bastian saat menghadiri agenda pemutaran perdana (gala premiere) film Hamka Awal Mula Vol. 3 di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026, dilansir dari laman resmi MUI Digital pada Kamis (29/10/2026).

Keseimbangan Esensial Antara Ilmu dan Iman

Vino memaparkan, salah satu esensi fundamental yang paling membekas dari rekam jejak pemikiran Buya Hamka di film ini adalah keselarasan mutlak antara iman dan ilmu pengetahuan. Dua pilar kehidupan ini wajib berjalan beriringan tanpa menegasikan satu sama lain guna membentengi moralitas di era kontemporer.

“Itu memang harus berjalan beriringan, dan saat ini kita sudah banyak kehilangan itu sih sebetulnya,” tutur Vino merefleksikan kondisi sosial masa kini.

Suami dari Marsha Timothy ini menaruh harapan besar agar karya sinematik ini tidak sekadar menjadi tontonan hiburan komersial semata. Lebih dari itu, film ini ditargetkan mampu bertransformasi menjadi media literasi dan sarana pembelajaran sejarah interaktif bagi publik untuk menyelami lebih dalam pemikiran humanis Buya Hamka semasa hidup.

Vino turut mengajak masyarakat luas untuk beramai-ramai menyaksikan mahakarya ini saat resmi dirilis serentak di seluruh jaringan bioskop tanah air pada pertengahan November mendatang.

“Terima kasih banyak apresiasinya, mudah-mudahan tanggal 19 nanti bisa mengajak teman-teman yang lain untuk menonton film ini,” pungkasnya penuh harap.
Melalui penayangan layar lebar Hamka Awal Mula Vol. 3, publik diharapkan mampu memetik hikmah spiritual dan ketekunan dari biografi sang ulama karismatik. Keseimbangan utuh antara intelektualitas ilmu dan spiritualitas iman menjadi warisan besar Buya Hamka yang relevan dijadikan kompas utama dalam menjalani dinamika kehidupan modern.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy