Kursi Wakapolri Kosong, Empat Komjen Masuk Bursa Pengganti Ahmad Dofiri

Kapolri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Komjen Pol Ahmad Dofiri (kiri) dan Kabareskrim Komjen Pol Wahyu Widada (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2024). Foto: Antara

Jakarta – Komisaris Jenderal Ahmad Dofiri telah menyerahkan jabatannya sebagai Wakil Kepala Polri pada Senin, 30 Juni 2025. Dia resmi pensiun dari Korps Bhayangkara lantaran telah menginjak usia 58 tahun pada 4 Juni.

Sebelum menjabat sebagai Wakapolri, lulusan Akademi Kepolisian 1989 itu ditempatkan di sejumlah posisi strategis. Mulai dari Kabaintelkam, Kapolda Jawa Barat, Asisten Kapolri Bidang Logistik, hingga Kapolda DIY.

Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di Pasal 3 Ayat (2) menyebutkan batas maksimum seorang personel Polri adalah pada usia 58 tahun. Disebutkan juga, anggota Polri yang pensiun diberikan kesempatan selama satu tahun untuk masa persiapan pensiun.

Namun hingga kini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum juga menerbitkan Surat Telegram pengangkatan Wakapolri baru.

Ada beberapa jenderal bintang tiga polisi yang digadang-gadang menjadi suksesor Wakapolri. Mereka kerap terlihat mendampingi Listyo dalam berbagai agenda.

Misalnya, Listyo pernah didampingi Inspektur Pengawasan Umum Polri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo serta Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Komjen Syahar Diantono pada penyerahan penghargaan dari serikat buruh dunia di Indonesia Arena, Senayan, Kamis malam, 10 Juli 2025.

Irwasum dan Kabaintelkam duduk agak berjauhan denngan Kapolri. Namun keduanya berada pada baris yang sama, baris paling terdepan tepat di muka panggung acara.

Selepas acara, Kapolri juga tak menjawab pertanyaan wartawan soal pengangkatan Wakapolri baru. Dedi Prasetyo yang disebut-sebut sebagai salah satu calon terkuat pengganti Ahmad Dofiri juga hanya tersenyum dan melenggang saat dicegat wartawan.

Di acara publik sebelumnya, Listyo terlihat didampingi Kepala Badan Pemeliharaan Keamananan Polri Komjen Fadil Imran di penutupan kejuaraan bulu tangkis Piala Kapolri di Universitas Negeri Jakarta, Ahad, 6 Juli 2025.

Saat itu ia menyatakan masih perlu berkonsultasi dengan Presiden Prabowo Subianto ihwal nama Wakapolri baru. “Nanti dikonsultasikan [ke Presiden],” kata Listyo.

Dia berkelakar calon Wakapolri sudah ada di sekitarnya. “Ini Wakapolri, pilih nih,” ujarnya sambil menunjuk sejumlah jenderal bintang tiga di dekatnya. Selain Fadil Imran, Syahar Diantono juga hadir pada acara itu.

Peneliti Institute for Security and Strategic Studies, Bambang Rukminto, menilai pengangkatan Wakapolri baru menunggu Presiden Prabowo Subianto pulang dari lawatan ke luar negeri.

Pengamat kepolisian Poengky Indarti menilai penundaan Wakapolri baru disebabkan padatnya agenda Kapolri. Menurut Poengky, Listyo sudah mengantongi nama-nama terbaik untuk jadi pendampingnya.

Penentuan Wakapolri, kata dia, biasanya dipilih oleh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi atau Wanjakti. Setelah itu Kapolri akan mengonsultasikan nama pilihan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Dedi Prasetyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1990. Usianya kini 56 tahun. Sedangkan Fadil Imran dan Syahar Diantono lulusan Akpol 1991. Usia keduanya terpaut setahun, Fadil 56 tahun, Syahar 55 tahun.

Selain ketiganya, nama Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Wahyu Widada, juga ikut masuk dalam bursa calon Wakapolri. Wahyu Widada lulusan Akpol 1991, usianya 55 tahun.

Sementara itu, Polri saat ini masih memiliki 22 Komjen aktif, mulai dari lulusan Akpol 1989 hingga 1993, berikut daftarnya:

  1. Komjen Chryshnanda Dwilaksana – Kalemdiklat Polri, Akpol 1989, usia 57 tahun
  2. Komjen Imam Widodo – Dankorbrimob Polri, Akpol 1989, usia 57 tahun
  3. Komjen Akhmad Wiyagus – Asisten Kapolri Bidang Operasi, Akpol 1989, usia 57 tahun
  4. Komjen Wahyu Hadiningrat – Asrena Kapolri, Akpol 1992, usia 54 tahun
  5. Komjen Marthinus Hukom – Kepala BNN, Akpol 1991, usia 56 tahun
  6. Komjen Eddy Hartono – Kepala BNPT, Akpol 1990, usia 57 tahun
  7. Komjen Albertus Rachmad Wibowo – Wakil Kepala BSSN, Akpol 1993, usia 56 tahun
  8. Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak – Sestama Lemhannas, Akpol 1990, usia 56 tahun
  9. Komjen Tomsi Tohir Balaw – Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Akpol 1990, usia 56 tahun
  10. Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho – Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sepa Polri 1993, usia 57 tahun
  11. Komjen Nico Afinta – Sekjen Kemenkumham, Akpol 1992, usia 53 tahun
  12. Komjen Reynhard Saut Poltak Silitonga – Irjen Kemenkumham, Akpol 1989, usia 57 tahun
  13. Komjen I Ketut Suardana – Irjen BP2MI, Akpol 1990, usia 57 tahun
  14. Komjen Putu Jayan Danu Putra – Irjen Kementerian Perdagangan, Akpol 1989, usia 57 tahun
  15. Komjen Tornagogo Sihombing – Irut Setjen DPR, Akpol 1990, usia 57 tahun
  16. Komjen Yan Sultra Indrajaya – Irjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Akpol 1989, usia 56 tahun
  17. Komjen Makhruzi Rahman – Sekretaris BNPP Kemendagri, Akpol 1992, usia 56 tahun
  18. Komjen Pudji Prasetijanto Hadi – Sekjen Kementerian ATR/BPN, Akpol 1989, usia 57 tahun
  19. Komjen Djoko Poerwanto – Irjen Kementerian Kehutanan, Akpol 1989, usia 57 tahun
  20. Komjen Raden Prabowo Argo Yuwono – Irjen Kementerian UMKM, Akpol 1991, usia 57 tahun
  21. Komjen Mohammad Iqbal – Sekjen DPD RI, Akpol 1991, usia 55 tahun
  22. Komjen Rudi Darmoko – Kapolda NTT, Akpol 1991, usia 52 tahun.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy