Lhokseumawe – Liputan Line1.News masuk nominasi Indonesian Data Journalism Awards (IDJA) 2025 kategori Liputan Berbasis Data Media Lokal Terbaik.
Liputan berjudul “Sengkarut Proyek Irigasi, Petani Rugi” yang digarap Irmansyah itu bersanding dengan sembilan artikel dari media lainnya, antara lain Radar Bali, Lampung Geh News, Bollo.id, dan lainnya.
Karya jurnalistik tersebut menyoroti kekeringan yang melanda persawahan dari Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, sampai Meurah Mulia dan sejumlah kecamatan lainnya di Aceh Utara, imbas belum rampungnya Irigasi Krueng Pase.
Irman menggarap liputan tersebut pada akhir September 2025. Dia memantau kondisi petani yang kesulitan membajak sawahnya tanpa suplai air. Selain itu, melihat situasi pengerjaan rehabilitasi Bendung Krueng Pase, yang ditargetkan rampung awal 2026, sekaligus mewawancarai pelaksana lapangan proyek dari PT Casanova.
Untuk memperdalam liputan, Irman juga mewawancarai Zulfikar Mulieng, Ketua Gerakan Pemuda Berusahatani (Geupeubut) Aceh, yang fokus memantau pengerjaan proyek rehabilitasi bendung. Lalu akademisi Unimal Nazaruddin yang juga putra Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Adapun Fazil, wartawan di Aceh Utara, mewawancarai Kepala BPS Aceh Utara Armelia Amri.
Dibantu editor Line1.News lainnya, data-data dalam liputan tersebut juga dikemas dalam beberapa visualisasi berbentuk infografik untuk memikat pembaca.
Kategori Liputan Berbasis Data Media Lokal Terbaik sendiri dimenangkan Bollo.id dengan tulisan “Anak Sekecil Itu Berkelahi dengan Smelter” ditulis Arya Nur Prianugraha.
Baca juga: Sengkarut Proyek Irigasi, Petani Rugi
Sementara kategori Liputan Investigasi Berbasis Data Terbaik dimenangkan Tempo dengan artikel “Keluarga dan Kroni Prabowo Dalam Proyek Makan Bergizi Gratis” ditulis Raymundus Rikang.
Lalu kategori Liputan Lingkungan Berbasis Data Terbaik dimenangkan Narasi lewat artikel “Downstreaming Across Power Capitals: Weda Bay, Jakarta, Paris, and Beijing” oleh Febrian Andhika.
Sedangkan kategori Liputan dengan Visualisasi Data Terbaik dimenangkan Katadata lewat tulisan “Memburu Narkotika di Perairan Malaka” oleh Rezza Aji Pratama.
Ajang IDJA diprakarsai oleh Jaringan Jurnalisme Data Indonesia sejak 2023. Penghargaan ini digagas karena melihat kurangnya apresiasi terhadap laporan jurnalisme data berkualitas yang dibuat jurnalis dan media di Indonesia.
Direktur Eksekutif Indonesia Data Journalism Network Mawa Kresna menyebutkan IDJA tahun ini menerima total 71 karya jurnalisme berbasis data. Dari Aceh, Line1.News satu-satunya media yang masuk nominasi ajang tersebut. Untuk daftar nominasi lengkap, cek daftar di tautan ini.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy