Mualem Minta Abu Sarjani Lakukan Revitalisasi Kerupuk Mulieng dan Kopi Tangse

Mualem pidato di pelantikan Bupati Pidie
Bupati Pidie Sarjani Abdullah menyimak pidato Gubernur Mualem di Gedung DPRK Pidie, Selasa, 18 Februari 2025. Foto: Tangkapan Layar YouTube Serambinews

Sigli – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem meminta Bupati Pidie Sarjani Abdullah atau Abu Sarjani untuk mengambil langkah-langkah strategi revitalisasi pembangunan sumber daya unggulan di Pidie, terutama kopi Tangse dan kerupuk mulieng atau emping melinjo.

“Komoditi [kerupuk mulieng] ini secara historis telah menjadi salah satu pendongkrak perekonomian rakyat Pidie secara mandiri. Ini potensi besar peningkatan PAD Pidie,” ujar Mualem usai melantik Abu Sarjani dan wakilnya Alzaizi di sidang paripurna DPRK Pidie, Selasa, 18 Februari 2025.

Sebelumnya, Mualem mengajak Bupati Pidie dan semua pihak untuk bersama-sama mengubah perspektif Aceh sebagai daerah termiskin nomor satu di Sumatra, dan nomor enam di Indonesia.

“Mari kita perbaiki, saya rasa sanggup karena kita ada potensi. Selain potensi kerupuk mulieng di Pidie, kita juga punya potensi karbon. Insya Allah, dunia butuh banyak, dan sekarang waktunya kita jual dengan harga mahal,” ungkap Mualem.

[Live Streaming] Mualem Lantik Abu Sarjani-Alzaizi

Ia juga meminta akademisi dilibatkan dalam perencanaan pembangunan Pidie. “Ini penting, hansep pikiran bak droe, na bak ureueng nyan,” cetus Mualem.

Yang tidak kalah penting, tambah eks Panglima GAM itu, doa para ulama. “Ini paling urgen, setiap ada doa ulama, direstui dan berkah, itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Mualem juga mengingatkan agar semua pihak taat kepada Allah dan Rasul serta ulil amri atau pemimpin yang tidak bermaksiat.

Ia juga menekankan pentingnya rasa syukur atas setiap nikmat dari Allah. “Allah sudah mengatakan dalam Surah Al Baqarah, kalau kita bersyukur [nikmat] akan ditambah, tapi kalau kita kufur tunggu saja azab dari Yang Maha Kuasa.”

Mualem juga menanggapi soal pembangunan Masjid Agung Al Falah Sigli yang hingga kini tak kunjung rampung. Sebelumnya, Abu Sarjani menyebutkan bahwa melanjutkan pembangunan masjid itu menjadi salah satu program prioritas dirinya bersama Alzaizi.

“Masjid kita selesaikan, tenang Pak Bupati. Berapa perlu dana? Rp30 miliar? Rp200 miliar? Bereh! Kita minta jangan dipotong lagi sama Pemerintah Pusat.”

Selain Masjid Agung Al Falah, Sarjani juga menyebutkan langkah awal yang sangat menentukan Pidie ke depan adalah penetapan RPJMD 2025-2030 sebagai landasan perencanaan daerah lima tahun ke depan.

“Kami mengundang masyarakat untuk terlibat dalam penyusunannya,” ajak Sarjani.

Program prioritas lainnya, yakni satu hari satu ayat Al-Qur’an. “Sebagai wujud kami memperkuat nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Pelantikan Sarjani-Alzaizi, Ini Persiapan Polres Pidie

Sarjani juga akan menangani kelangkaan pupuk yang dikeluhkan petani, serta harga gabah terutama pada musim panen. Ia juga berjanji mendukung penuh program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Acara pelantikan itu dihadiri banyak tokoh. Salah satunya eks petinggi GAM Zakaria Saman atau Apa Karya. Kebetulan, Apa Karya duduk di deretan VIP berdekatan dengan mimbar.

Saat membuka sambutan, Mualem juga memberikan penghormatan kepada Apa Karya yang disebutanya sebagai “sesepuh”.

“Sesepuh kami, Bapak Zakaria Saman, semoga sehat walafiat sabe, panyang umu, beu lagei aneuk muda beu gagah bacut, bek saket-saket.”

Setelah mengakhir pidato, Mualem juga sempat berbincang lagi dengan Apa Karya sebelum kembali ke kursinya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy