Lhokseumawe – Jumlah pasien penderita HIV/AIDS yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia Pemkab Aceh Utara di Buket Rata, Kota Lhokseumawe, meningkat.
Humas RSUD Cut Meutia, dr. Harry Laksamana, M.A.P., menjawab wartawan, Jumat (29/11), menyebut sejak Januari hingga November 2024 jumlah pasien HIV/AIDS yang dirawat mencapai 49 pasien, termasuk kasus baru. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 30 pasien hingga periode Desember 2023.
Tahun ini, kata Harry, lonjakan pasien HIV/AIDS terjadi pada November yang mencapi 5 pasien baru. Dari 49 pasien yang dirawat tahun ini, delapan di antaranya meninggal dunia. Sementara sepanjang tahun 2023 jumlah penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia mencapai sembilan orang.
Sebagian besar yakni pasien dengan usia produktif berkisar antara 18 hingga 35 tahun “Bahkan satu di antaranya merupakan anak berusia empat tahun, yang mendapatkan pelayanan pengobatan dan konsultasi di Poli Voluntary Counseling and Test (VCT) RSUD Cut Meutia. Anak itu tertular dari ibunya saat proses persalinan,” ungkap Harry.
Harry menyebut pasien penderita HIV/AIDS di RSUD Cut Meutia berasal dari Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen, dengan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki.
Selain itu, pasien penderita HIV/AIDS yang menjalani rawat inap di rumah sakit itu juga meningkat, dengan diagnosa penyerta pasien seperti anemia, sariawan hingga tuberkulosis (TBC).
HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang sulit dideteksi secara biasa. “Dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining pribadi di fasilitas kesehatan primer. Dan bisa juga terdeteksi saat pemeriksaan sebelum melakukan proses donor darah, untuk mewaspadai penularan penyakit tersebut,” kata Harry.
Menurut Harry, penularan penyakit HIV/AIDS terjadi melalui empat cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, darah, hingga air susu ibu (ASI). Sehingga masyarakat diimbau untuk menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS seperti seks bebas, hingga penggunaan jarum suntik secara bergantian.
Harry menyatakan RSUD Cut Meutia Aceh Utara menangani pasien HIV/AIDS secara serius dengan berbagai pemeriksaan, untuk mengantisipasi transmisi atau penularan penyakit itu. Seperti perawatan secara isolasi hingga perawat dan dokter yang menangani pasien tersebut dengan penuh kewaspadaan untuk mengantisipasi transmisi penyakit.
Untuk diketahui, hari ini, 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia.[]
Reporter: Fajar


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy