Penyerahan Tahap II: Bantuan Rumah Rusak Ringan-Sedang di Bireuen Total Rp86,9 M

Wagub Fadhlullah serah bantuan rumah rusak
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II kepada warga terdampak bencana, di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa, 3 Maret 2026. Foto: Istimewa

Bireuen – Pemerintah menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II kepada korban bencana alam di Bireuen. Penyerahan dipusatkan di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa, 3 Maret 2026, dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah.

Pratikno menyampaikan bahwa Presiden mengarahkan agar pemulihan dilakukan secepatnya. Bantuan stimulan yang disalurkan mencakup Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta bagi rumah rusak sedang.

Di Kabupaten Bireuen tercatat sebanyak 4.347 rumah menerima bantuan rumah rusak ringan dan sedang dalam acara penyerahan tahap II dengan total nilai Rp86,9 miliar. Jumlah tersebut menjadikan Bireuen penerima terbesar pada tahap ini.

Pratikno menyebut pemerintah juga memastikan korban dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih nyaman.

Menurut Pratikno, tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk versi pertama dan akan menyusun versi kedua. Pemerintah daerah diminta segera mengajukan usulan sesuai ketentuan sebelum akhir Maret, sembari memastikan verifikasi data dilakukan secara akurat.

Peluang bantuan lanjutan tetap terbuka bagi korban yang telah diusulkan namun belum menerima pada tahap ini.

Wagub Fadhlullah menegaskan penyerahan bantuan rumah rusak ringan dan sedang tahap II bagi korban bencana bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat. Dia mengapresiasi pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas komitmen percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Bantuan ini sangat berarti dan menegaskan kuatnya sinergi dalam proses rehab rekon yang terukur,” ujar Fadhlullah, dilansir laman Humas Pemerintah Aceh.

Fadhlullah mengingatkan para bupati dan wali kota di daerah terdampak agar mengawal ketat proses penyaluran bantuan. Pendataan harus terverifikasi dengan baik dan melibatkan aparatur hingga tingkat desa, agar bantuan tak hanya tersalurkan, tetapi juga memberi dampak nyata dan berkelanjutan.

“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menata kehidupan yang lebih baik,” ucapnya.

1.109 Rumah Rusak Berat

Bupati Bireuen Mukhlis menyebut daerahnya salah satu yang terparah terdampak bencana, tidak hanya dari sisi materiil, tetapi juga sosial dan ekonomi.

Dari total 31.929 rumah rusak yang diusulkan secara bertahap, sebanyak 4.347 rumah rusak ringan dan sedang telah disetujui untuk penyaluran bantuan senilai Rp86 miliar setelah melalui verifikasi Inspektorat BNPB dan pengecekan lapangan.

Terkait pendataan rumah rusak berat, hasil verifikasi Pemkab Bireuen bersama BNPB Pusat yang dinyatakan lolos verifikasi dan harus segera dilanjutkan ke tahap pembangunan adalah sebanyak 1.109 unit.

“Percepatan pemulihan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi. Kami berharap kunjungan kerja Menko PMK ini semakin memperkuat komunikasi dan kerja sama,” ucap Mukhlis.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy