Prabowo Ganti Kepala BPKP, BPS, dan BSSN

Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala Wakil Kepala BPKP BPS dan Kepala BSSN
Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala dan Wakil Kepala BPKP, Kepala dan Wakil Kepala BPS, dan Kepala BSSN di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 19 Februari 2025. Foto: BPMI Setpres

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Rabu, 19 Februari 2025.

Kepala BPKP kini dijabat Muhammad Yusuf Ateh yang sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt) badan tersebut. Lalu Kepala BPS dijabat penuh oleh Amalia Adininggar Widyasanti yang sebelumnya juga berstatus Plt badan tersebut sejak Juli 2023.

Untuk Kepala BSSN kini dipegang Letnan Jenderal TNI Nugroho Sulistyo Budi. Ia menggantikan Letnan Jenderal Purnawirawan Hinsa Siburian.

Acara pelantikan ketiga kepala badan dilakukan bersamaan dengan pelantikan menteri negara Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024-2029, yakni Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Mendiktisaintek menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Selain tiga kepala badan, Prabowo juga melantik Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP, dan Sonny Harry Budiutomo Harmadi sebagai Wakil Kepala BPS.

Dalam keterangan usai pelantikan, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, BPS memiliki tugas mengawal finalisasi dan pemutakhiran dari data tunggal tersebut.

“Kementerian, lembaga yang masuk di dalam Inpres itu tentunya banyak. Dan BPS akan kolaborasi dengan kementerian lembaga yang memang juga mendapatkan penugasan dari Inpres tersebut.”

Sementara Nugroho Sulistyo Budi memastikan BSSN turut mengawal kerahasiaan dan ketersediaan data tunggal sosial ekonomi nasional yang memanfaatkan digitalisasi. Dengan adanya data tunggal ini, Nugroho berharap pemanfaatan data dapat digunakan secara tepat untuk penyelenggaraan pembangunan nasional.

Baca juga: Resmi Gantikan Satryo, Mendiktisaintek Brian Yuliarto Punya Harta Rp18,6 Miliar

“Karena seperti yang lalu-lalu arahannya ada perbedaan data. Dengan harapannya dengan adanya satu data ini, semua punya referensi yang sama seperti yang disampaikan oleh Ibu Kepala BPS tadi.”

Adapun Ateh menyampaikan tugas dari badan yang dipimpinnya untuk menjaga akuntabilitas keuangan dan pembangunan seluruh kementerian, lembaga, dan BUMN. Saat ini, kata dia, BPKP diminta bekerja lebih cepat terhadap tanggung jawab yang diberikan.

“Semua program-program strategis Pak Presiden yang penting prioritas itu harus kita jaga. Dan juga bagaimana meningkatkan penerimaan negara di sektor-sektor yang selama ini tidak tersentuh.”

Hadir di acara pelantikan, para ketua dan wakil ketua lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara M Herindra.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy