UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Buka Puasa Setiap Hari Selama Ramadan

Buka puasa bersama di kampus UINAR
Suasana buka puasa bersama di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis, 19 Februari 2026. Foto: Humas UINAR

Banda Aceh – UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyiapkan 2.000 paket berbuka puasa atau iftar setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Profesor Ali Hasjmy dan terbuka untuk sivitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.

Rektor UIN Ar-Raniry, Profesor Mujiburrahman mengatakan program iftar jama’i tahun ini bagian dari bantuan Ramadan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed for Good Foundation yang didukung kerja sama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

“Ini tahun ketiga kami menerima bantuan Ramadan dari Pemerintah UEA. Kami bersyukur atas dukungan yang diberikan,” kata Mujib, Jumat, 20 Februari 2026.

Mujib menyebut pemindahan lokasi dari Masjid Fathun Qarib ke auditorium dilakukan setelah evaluasi pelaksanaan tahun lalu dan mempertimbangkan tingginya curah hujan pada Februari.

Menurutnya, penggunaan ruang tertutup diharapkan membuat pelaksanaan buka puasa lebih tertib dan nyaman. “Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang inklusif bagi siapa pun yang berada di sekitar kampus dan membutuhkan tempat berbuka,” jelasnya.

Perwakilan Mohamed Bin Zayed University for Humanities, Mohamed Alnaqbi, menjelaskan program Ramadan tahun ini mencakup pembagian paket sembako, distribusi daging meugang, serta penyelenggaraan iftar hanya dilaksanakan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dan kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Alnaqbi menilai kampus memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan dan peradaban. “Ketika ribuan mahasiswa dan masyarakat berbuka bersama setiap hari, solidaritas tumbuh di sana,” kata Alnaqbi.

Ketua Panitia Iftar UIN Ar-Raniry, Muqni Affan mengatakan evaluasi tahun sebelumnya mencatat sejumlah kendala teknis, terutama kebersihan area luar dan gangguan akibat hujan meski telah menggunakan tenda.

“Ramadan tahun ini masih berada pada periode curah hujan tinggi, sehingga kegiatan dipusatkan di dalam ruangan,” ucap Muqni.

Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika mulai dari mahasiswa UIN Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh serta kampus lainnya di sekitar Darussalam, tetapi juga warga sekitar kawasan Darussalam seperti Lamgugob dan Rukoh.

Panitia menyiapkan rata-rata 2.000 paket makanan per hari. Pada awal Ramadan, jumlah tersebut diperkirakan belum terserap maksimal karena sebagian mahasiswa belum kembali ke Banda Aceh. Namun, panitia membuka peluang penambahan jika jumlah jemaah melebihi target.

Selain di kampus, UIN Ar-Raniry juga terlibat dalam penyelenggaraan iftar di sejumlah titik lain. Pada 22–24 Februari 2026, panitia akan menyalurkan 1.000 paket per hari di Masjid Raya Baiturrahman. Kemudian pada 25–27 Februari 2026, kegiatan akan digelar di Dayah Mahyal Ulum dengan 500 paket per hari.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy