Warga Atu Singkih Aceh Tengah Hibah Tanah untuk Masjid Darurat Pascabencana

Wabup Muchsin jadi khatib Jumat di masjid darurat
Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan saat menjadi khatib salat Jumat di Masjid Darurat Babbul Ulum, Desa Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, Jumat, 16 Januari 2026. Foto: Pemkab Aceh Tengah

Takengon – Warga Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah, menghibahkan tanah untuk keperluan masjid darurat pascabencana.

Diketahui, Masjid Babbul Ulum yang berdiri megah di samping sungai, fondasinya tergerus banjir pada akhir November 2025 lalu, sehingga membahayakan aktivitas ibadah.

Itulah sebabnya, dibangun masjid darurat tidak jauh dari lokasi Masjid Babbul Ulum.

Imam Masjid Babbul Ulum, Safarudin mengatakan pembangunan masjid darurat tersebut dibantu oleh relawan dari Jawa Barat, Masjid Sejuta Pemuda, serta relawan lainnya, dan masyarakat sekitar.

“Nantinya akan ada masjid permanen yang akan didirikan di samping masjid darurat ini,” kata Safarudin, dilansir laman Pemkab Aceh Tengah, Sabtu, 17 Januari 2026.

Masjid darurat berukuran 16 x 18 meter, beratapkan seng tanpa plafon, dan berdindingkan tripleks sederhana itu mulai digunakan untuk kegiatan ibadah, termasuk salat Jumat pada 16 Januari 2026.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, menjadi khatib salat Jumat tersebut. Dia mengingatkan bahwa pelajaran dapat diambil dari musibah banjir kali ini adalah kekompakan masyarakat Atu Singkih. Masyarakat desa itu rela menghibahkan tanah untuk keperluan masjid darurat.

“Masjid darurat yang sedang kita laksanakan ibadah salat Jumat kali ini merupakan gambaran betapa kompaknya masyarakat Atu Singkih di tengah bencana alam, hal ini juga merupakan anugerah dari Allah SWT yang perlu kita syukuri,” ujar Muchsin.

Muchsin akan meminta pihak Dinas Perkim untuk memfasilitasi desain masjid permanen yang akan dibangun di samping masjid darurat tersebut.

“Kita akan arahkan staf Dinas Perkim untuk membantu menggambar bentuk dari masjid permanen pengganti masjid darurat ini. Kita juga usahakan bantuan lainnya untuk mempercepat prmbangunan masjid permanen,” ucap Muchsin.

Mengingat Allah dan Bershalawat

Saat membuka khutbah Jumat, Muchsin mengajak seluruh jemaah selalu mengingat kebesaran Allah SWT dan bershalawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

“Dari masjid darurat Masjid Darurat Babul Ulum ini, perkenankan kami untuk mengajak para jamaah untuk melantunkan rasa syukur kepada Allah SWT, dan shalawat beserta salam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Muchsin juga mengingatkan kembali kepada para jemaah untuk bersabar dalam menghadapi musibah banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Aceh Tengah.

Muchsin berpesan kepada jemaah, “Bahwa Allah SWT sedang menguji keimanan kita dengan mengurangi sebagian apa yang diberikan pada kita”.

“Hal ini bagian dari cobaan dari Allah SWT, tetap tabah dalam menghadapi musibah. Mana kala orang-orang yang bersabar terkena musibah, maka janji Allah SWT lebih indah ketika kita bersabar,” ucap Muchsin.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy