Beli 5 Mobil Dinas Baru, Pemkab Aceh Besar Anggarkan Rp7,6 Miliar

Ilustrasi mobil dinas
Ilustrasi mobil dinas

Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar membeli lima mobil dinas baru pada 2025.

Pengadaan lima mobil dinas itu menelan total pagu Rp7,635 miliar, sesuai data di Rencana Umum Pengadaan (RUP) Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) Aceh Besar Tahun Anggaran 2025.

Seperti dilihat Line1.News pada Selasa, 28 Januari 2025, ada lima paket penyedia untuk pengadaan lima mobil dinas tersebut. Selain untuk bupati dan wakil bupati, ada juga pembelian mobil dinas untuk sekretaris daerah, serta ketua dan wakil ketua Tim Penggerak PKK. Berikut rincian pagu dari setiap paket:

Pengadaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan – Mobil Dinas Bupati (total pagu Rp3.100.000.000)

Pengadaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan – Mobil Dinas Wakil Bupati (Rp2.600.000.000)

Pengadaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan – Mobil Dinas Ketua PKK (Rp630 juta )

Pengadaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan – Mobil Dinas Wakil Ketua PKK (Rp580 juta)

Pengadaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan – Mobil Dinas Sekretaris Daerah (Rp725 juta)

Pengadaan 5 mobil dinas Pemkab Aceh Besar
Pengadaan mobil dinas Bupati Aceh Besar. Foto: Tangkapan Layar RUP Aceh Besar

Kelima paket pengadaan mobil dinas itu sumber dananya dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten Aceh Besar 2025. Metode pemilihannya e-purchasing, dan tanggal diumumkan paket pada 15 Januari 2025 pukul 11.00 waktu Aceh.

Line.News dua kali menghubungi Kepala BPKD Aceh Besar Andria Shahputra pada Selasa siang dan malam, 28 Januari 2024. Namun Andria tidak mengangkat telepon.

Hingga Rabu siang, 29 Januari 2025, Andria juga belum menjawab pertanyaan yang dikirim ke WhatsApp-nya pada Selasa siang.

Line1.News menanyakan apa pertimbangan Pemkab Aceh Besar membeli lima mobil dinas tersebut? Apakah mobil dinas bupati-wakil bupati, sekda, ketua-wakil ketua Aceh Besar sebelumnya tidak layak pakai lagi?

Selain itu, apakah kelima mobil dinas lama itu akan dilelang atau akan dijadikan apa? Selanjutnya, apakah lima mobil dinas dengan APBK Aceh Besar 2025 itu sudah dibeli lima atau sedang dalam proses pengadaan?

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy