Korban Meninggal dalam Mobil di Paya Ilang Takengon Punya Riwayat Lambung

Jenazah Sugi Supangat
Tim Polres Aceh Tengah mengevakuasi jenazah Sugi ke RSUD Datu Beru Takengon Mengunakan ambulans PSC 119 Dinas Kesehatan Aceh Tengah. Foto: Line1.News/Erwin Sar

Takengon – Korban yang ditemukan meninggal dunia dalam mobil pada Kamis pagi, 20 Februari 2025, di kawasan Paya Ilang, Aceh Tengah, merupakan warga Tanjung Morawa, Kecamatan Binjai Selatan, Sumatra Utara.

“Almarhum adalah Sugi Supangat, [usia] 55 tahun,” ujar Kapolsek Bebesen AKP Iskandar Wijaya, Kamis sore.

Indra menjelaskan kronologi kejadian. Jenazah Sugi ditemukan sekira pukul 07.30 waktu Aceh di gudang bongkar muat Paya Ilang, Kampung Kebet, Kecamatan Bebesen.

Sebelumnya, kata Iskandar, pada Rabu pukul 18.30, truk tronton Mitsubishi Fuso plat BK 8393 XG yang dikemudikan Ismail masuk ke gudang itu.

Setelah memarkirkan truk, Ismail kembali ke rumah mertuanya di Kecamatan Jagong Jeget. Sedangkan Sugi mengatakan akan beristirahat di gudang tersebut.

“Almarhum pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa oleh saksi Fauzi dan Musawir. Awalnya saksi [Fauzi] memanggil jenazah namun tidak ada tanggapan dari jenazah yang saat itu masih di dalam mobil,” ujar Iskandar.

Fauzi kemudian melihat dari jendela kaca yang terbuka, Sugi terbaring tak bernyawa di jok mobil. Dia lantas memanggil Musawir yang berada di depan gudang untuk mengecek keadaan jenazah melalui kakinya.

Baca juga: Warga Paya Ilang Takengon Dihebohkan Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil

“Dan saksi memastikan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar Islandar.

Dia menambahkan, sekira pukul 07.40, bersama Kanit Reskrim, Unit Intelkam, dan Bhabinkamtibmas, mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Aceh Tengah Ipda Rahmat Akbar, tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.

Diketahui, almarhum Sugi selama ini bekerja sebagai kernet mobil angkutan barang kelontong yang beroperasi di lintasan Aceh Tengah-Medan.

Keterangan Ismail kepada polisi, almarhum Sugi memiliki riwayat penyakit lambung dan sering mengonsumsi obat pereda sakit.

“Setelah dilakukan pemeriksaan pada jenazah di RSUD Datu Beru Takengon, dokter menerangkan tidak ditemukan kekerasan maupun penganiyaan di tubuh jenazah,” ujar Iskandar.

Keluarga Sugi telah dihubungi dan mereka menerima kematian almarhum serta tidak merasa keberatan. Selanjutnya, kata Iskandar, keluarga akan menunggu pengantaran jenazah dari RSUD Datu Beru ke rumah duka di Kampung Rambung, Kecamatan Binjai, Sumut.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy