RSUD Meuraxa Lunasi Utang 2024 Senilai Rp48,6 Miliar

RSUD Meuraxa
Pegawai di RSUD Meuraxa, Jumat, 13 Desember 2024. Foto: Humas Pemko Banda Aceh

Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa melunaskan seluruh utang tahun anggaran 2024, senilai Rp48.612.682.393. Utang ini telah dibayarkan 100 persen hingga 21 Agustus 2025.

“Alhamdulillah, seluruh utang RSUD Meuraxa telah lunas. Ini bahkan lebih cepat dari roadmap yang sebelumnya sudah kami susun,” ujar Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Minggu, 24 Agustus 2025, dilansir dari Laman Pemko Banda Aceh.

Ia mengapresiasi manajemen RSUD Meuraxa yang berhasil melunasi utang lebih cepat dari jadwal.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dalam tata kelola keuangan yang sehat dan akuntabel. Bukan sekadar terbebas dari kewajiban finansial, tetapi juga berhasil membuktikan komitmen dalam menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta keberpihakan kepada masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” ujar Illiza.

Ke depan, kata dia, Pemko Banda Aceh akan terus mendukung RSUD Meuraxa agar dapat berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat.

“Dengan lunasnya kewajiban ini, rumah sakit kita kini bisa lebih fokus dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan, memperbaiki fasilitas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta Plt Direktur RSUD Meuraxa Taufik Wahyudi dan jajarannya bersiap menghadapi tantangan di tahun 2026.

“Harus belajar dari pengalaman 2024, agar terjadi perbaikan di tahun berikutnya. Bebas dari beban utang memberi peluang besar bagi manajemen untuk bangkit, meningkatkan kualitas layanan.”

Baca juga: Utang Pemko Banda Aceh Rp39,8 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BPKK

Sebelumnya, per 20 Maret 2025, informasi di Laman Pemko Banda Aceh menyebutkan RSUD Meuraxa telah menyelesaikan pembayaran utang senilai Rp35.084.632.604. Angka ini setara dengan 72 persen dari total utang Rp48.735.806.173.

“Dengan demikian, sisa utang tahun anggaran 2024 sampai dengan 21 Maret 2025 tinggal Rp13.651.173.569 atau 28 persen lagi dari total kewajiban kita,” ujar Plt Dirut RSUD Meuraxa saat itu, M Nurdin, Jumat, 16 Mei 2025.

Sebagai informasi, di awal 2025 Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh Alriandi Adiwinata merilis kondisi keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut.

Per 31 Desember 2024, kata dia, RSUD Meuraxa memiliki utang sebesar Rp49 miliar.

“Adapun utang RSUD Meuraxa disebabkan belum diselesaikannya pembayaran Insentif Jasa layanan lebih kurang Rp19 miliar, Belanja Obat/Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) Rp22 miliar, dan Belanja Operasional rumah sakit sekira Rp8 miliar,” ujarnya pada 16 Mei 2025.

Sementara Illiza yang baru dilantik kala itu, berkomitmen penuh menyelesaikan utang RSUD Meuraxa dengan langkah-langkah konkret. Roadmap penyelesaian utang pun disusun secara komprehensif, meliputi sumber dana hingga timeline pembayaran.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy