Banda Aceh – PT Digital Sandi Informasi (DSI) menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 sebagai pusat monitoring kedaruratan Provinsi Aceh.
Bantuan itu diserahkan Direktur Operasional PT DSI, Aditya Rizka, kepada Sekda Aceh, M. Nasir, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu, 21 Januari 2026.
Aditya Rizka mengatakan layanan panggilan darurat 112 ini bentuk dukungan dalam penguatan layanan kedaruratan di Aceh. Dia menyebut layanan tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat secara gratis dan bebas pulsa.
Menurut dia, tujuan utama penyediaan layanan ini adalah untuk memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan dinas-dinas terkait. Dia berharap layanan call center 112 ini dapat memberikan manfaat luas secara berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan layanan panggilan darurat 112 telah dikembangkan sejak tahun 2016, dan saat ini telah digunakan di 185 kabupaten/kota di Indonesia.
Sekda Nasir mengatakan penyediaan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam menghadirkan pelayanan yang cepat dan responsif bagi masyarakat.
Dia menilai NTPD 112 bukan sekadar nomor telepon biasa, melainkan sebuah sistem integrasi pelayanan publik yang dirancang untuk menangani berbagai situasi darurat yang terjadi di tengah masyarakat.
“NTPD 112 ini bukan sekadar nomor telepon biasa. Ini adalah integrasi pelayanan publik untuk menangani situasi darurat, mulai dari kecelakaan, kebakaran, kebutuhan ambulans, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Nasir, dilansir laman Humas Pemerintah Aceh.
Nasir menyoroti tiga hal penting dalam implementasi layanan darurat tersebut, yakni kecepatan respons, kemudahan akses, serta sinergi antar lembaga.
Dia menegaskan setiap laporan yang masuk harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi yang cepat dan efektif. “Jangan biarkan birokrasi menghambat penyelamatan nyawa manusia,” tegas Nasir.
Nasir juga menekankan pentingnya sosialisasi layanan panggilan darurat 112 yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk hingga pelosok daerah. Dia mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan layanan darurat tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.
Penyerahan CSR tersebut dihadiri jajaran SKPA terkait dan diikuti secara virtual oleh pemerintah kabupaten/kota se-Aceh.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy