Blangkejeren – Warga terdampak bencana akhir November 2025 di Gayo Lues mulai menerima Dana Tunggu Hunian atau DTH sejak Jumat, 23 Januari 2026. Jumlahnya Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.
Dana yang berasal dari BNPB Pusat itu disalurkan melalui rekening BSI setiap Kepala Keluarga (KK) yang kemudian diserahkan oleh pemerintah daerah.
Pic BNPB Kheriawan menyebutkan total penerima DTH di Gayo Lues 519 KK. Sebanyak 403 KK di antaranya memiliki rekening dan telah bisa mengambil DTH.
Sementara 116 KK yang belum memiliki rekening dari total keseluruhan penerimaan DTH, 79 sudah tervalidasi, 37 lainnya tidak sesuai data validasi.
“Dari 403 itu 16 sudah diterima oleh masing-masing KK dan 387 hari ini akan dibagikan. Namun dari 387 itu yang diundang hari ini adalah 160 peserta yang berasal dari Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren,” ujarnya saat penyerahan DTH di Pendopo Bupati Gayo Lues, dikutip dari Laman Pemkab Gayo Lues, Senin, 26 Januari 2026.
Kheriawan mengungkapkan alasan tidak semua penerima diundang karena beberapa desa masih terisolasi dan kesulitan akses jalan. Nantinya, kata dia, DTH untuk 227 KK akan disalurkan langsung di desa-desa tersebut oleh BNPB dan Pemkab Gayo Lues.
“Mudah-mudahan DTH ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bisa juga kalau memang dibutuhkan untuk sewa rumah itu memang dikhususkan buat bapak ibu semua memang selama huntap (hunian tetap) belum siap.”
Sekda Gayo Lues Nevirizal menjelaskan DTH diberikan kepada korban yang tidak ingin dibuatkan hunian sementara (huntara).
“Semoga ini bermanfaat, karena tentu bapak ibu para korban tahu betapa sulitnya pemerintah daerah saat ini dengan dana yang sedikit tanpa bantuan dari pusat kita mungkin tidak bisa berbuat banyak.”
Selain pemberian buku rekening kepada penerima DTH, di acara tersebut BNPB juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy