4 Mesin Rusak, 700 Warga Lhokseumawe Gagal dapat KTP-el

Disdukcapil Lhokseumawe
Kantor Disdukcapil Lhokseumawe. Foto: Dokumen/Istimewa

Lhokseumawe – Sebanyak 700 warga Lhokseumawe gagal mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik lantaran empat mesin cetak KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dilaporkan masih rusak.

Disdukcapil Lhokseumawe terpaksa mengeluarkan kertas biodata kependudukan sebagai pengganti dokumen sementara bagi warga yang sudah mengajukan permohonan KTP-el pascabencana.

“Sekitar 700 lembar biodata kependudukan yang sudah kita keluarkan sampai saat ini,” kata Kepala Disdukcapil Lhokseumawe, Munir, kepada wartawan, Senin, 2 Februari 2026.

Munir menyebut empat mecin cetak KTP-el di Disdukcapil Lhokseumawe semuanya rusak. Salah satunya sempat ditempatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) kawasan Pasar Buah, Jalan Pase, sebelum mesin itu rusak.

Satu mesin tersebut, lanjut Munir, kemudian ditarik kembali ke Disdukcapil pada masa awal pascabanjir untuk mempercepat proses cetak KTP-el. Sebab, perekaman KTP-el di kantor dinas ini meningkat.

Namun, menurut Munir, kondisi arus listrik saat itu tidak stabil, sering terjadi pemadaman, hingga menyebabkan semua alat cetak KTP-el rusak.

Munir menyebut empat mesin cetak KTP-el yang rusak telah dikirim ke Banda Aceh untuk diperbaiki. Disdukcapil juga sudah memesan satu alat cetak KTP-el baru ke Jakarta.

“Kita tergetkan akan lebih dahulu sampai alat cetak baru, karena empat alat cetak yang kita perbaiki belum ada kabar kapan siapnya,” ujar Munir.

Munir memastikan pihaknya akan langsung mencetak KTP-el bagi pemohon yang sudah memegang biodata kependudukan jika mesin cetak baru sudah tiba di Lhokseumawe.

Dia menambahkan Disdukcapil Lhokseumawe pada masa awal pascabencana tetap memberikan pelayanan administrasi kependudukan bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen. “Dengan tetap mengedepankan ketertiban administrasi serta keamanan data pribadi masyarakat”.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy