Takengon – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengunjungi Kampung Gewat, Kecamatan Linge, Rabu, 18 Maret 2026. Kunjungan ini bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat di wilayah terpencil itu yang juga terdampak bencana hidrometreologi.
Melansir laman Pemkab Aceh Tengah, Kampung Gewat saat ini dihuni oleh 65 Kepala Keluarga (KK), dengan kondisi 4 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak ringan.
Bupati Haili turut menyampaikan bantuan daging meugang bagian dari bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada masyarakat.
Haili mengajak masyarakat tetap menjaga ketenangan, tidak terpancing konflik, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan, dengan kembali menghidupkan kebiasaan membaca Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, terutama dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Kehadiran bupati di Kampung Gewat membawa sejumlah solusi konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan kembali mengusulkan program Hunian Tetap (Huntap) melalui skema DTH sebagai tahapan lanjutan bagi warga terdampak.
Sementara itu, perbaikan Jalan Gewat akan segera dilakukan menggunakan anggaran yang tersedia dalam waktu dekat guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Pemerintah juga akan menyerahkan paket kebutuhan rumah tangga setelah pembangunan hunian sementara (huntara) selesai.
Pada sektor keagamaan, pembangunan Masjid Gewat akan didorong melalui pengajuan proposal ke Baitul Mal dengan dukungan awal Rp20 juta untuk pembangunan fondasi masjid. Direncanakan pembangunan akan berlanjut melalui anggaran DOKA tahun 2027 hingga tuntas.
Di bidang kesehatan, Kampung Gewat juga mencatat capaian sebagai desa Zero Stunting, yang akan mendapatkan penghargaan bagi bidan desa pada hari pertama masuk kerja 25 Maret 2026.
Pemerintah daerah juga memastikan pembangunan akses alternatif Gewat–Kemerleng akan menjadi program lanjutan untuk membuka konektivitas antarwilayah.
Bupati menegaskan komitmennya untuk kembali meninjau progres seluruh program yang telah disampaikan, sebagai bentuk pengawasan dan tanggung jawab pemerintah daerah.
Di sisi lain, program Gemar Membaca Al-Qur’an akan terus gencar dikampanyekan oleh bupati agar masyarakat terus mendalami secara spritual keagamaan.
Pemerintah turut mengajukan permohonan pelepasan kawasan hutan produksi seluas 10 hektare kepada pemerintah pusat guna mendukung pengembangan Kampung Gewat ke depan.
Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat. Sejak tahun 2016, baru kali ini seorang kepala daerah hadir langsung ke Kampung Gewat. Mewakili masyarakat, aparatur kampung menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy