Lhokseumawe, Line1News – Perjalanan panjang yang bermula dari sebuah Akademi Ilmu Al-Qur’an (AIA) kini telah berbuah manis. Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (Suna) Lhokseumawe merayakan puncak Milad ke-57 dengan menggelar Sidang Senat Terbuka yang berlangsung khidmat dan penuh haru di kampus setempat, Jumat, 12 Juni 2026.
Mengusung tema “Merawat Keunggulan, Menyalakan Peradaban”, perayaan tahun ini terasa sangat spesial. Kampus ini tidak hanya merayakan hari jadinya, tetapi juga mensyukuri dua pencapaian besar sekaligus: transformasi resmi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) dan raihan predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Penghormatan untuk Para Pendahulu
Di hadapan para tamu undangan, Rektor UIN Suna Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menyampaikan orasi yang menyentuh hati. Ia menegaskan bahwa kejayaan yang dirasakan hari ini bukanlah hasil kerja instan seorang pemimpin, melainkan tetesan keringat bersama.
“Prestasi ini bukan kerja seorang rektor, melainkan kerja keras kolektif kita semua, sivitas akademika dan seluruh stakeholder. Mudah-mudahan apa yang kita doakan menjadi wujud rasa syukur kita,” ujar Prof. Danial dengan penuh rasa takzim.
Ia juga secara khusus memberikan penghormatan tinggi kepada para perintis kampus. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi institusi ini, hingga kita bisa mencapai titik saat ini,” ucapnya.
Menanam Cinta Lewat Warisan Sultanah
Dalam pidatonya, Prof. Danial memantik semangat historis dengan mengingatkan kembali sosok di balik nama kampus ini. Sultanah Nahrasiyah adalah pemimpin perempuan pertama di Asia Tenggara yang berhasil membawa gerbang kejayaan pada masanya.
Terinspirasi dari warisan sejarah tersebut, Danial mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk menanamkan rasa memiliki yang mendalam melalui satu kunci utama: cinta.
“Dalam peringatan hari jadi ini, kami mengajak kita semua untuk bersama-sama mencintai kampus kita. Tumbuhkan cinta di taman UIN. Tanpa adanya rasa cinta, kita tidak akan bisa memperbaiki dan memajukan institusi ini. Karena hanya dengan cinta, kita dapat merawat keunggulan dan menyalakan peradaban,” ungkapnya hangat.
Buah Dedikasi dan Gotong Royong
Sebelumnya, Ketua Panitia Milad, Dr. Ja’far, M.A., melaporkan bahwa sidang senat terbuka ini merupakan muara dari sekitar 30 rangkaian kegiatan ilmiah, sosial, dan seni. Dekan Fakultas Syariah ini menyebut seluruh agenda bisa berjalan sukses berkat pengorbanan waktu dan pikiran dari seluruh elemen sivitas akademika.
“Pihak panitia juga menyampaikan terima kasih dan mengucapkan rasa syukur atas dukungan luas dari para mitra strategis, termasuk kiriman video ucapan selamat dari mitra di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Suasana haru sekaligus bangga semakin terasa saat agenda dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan. Rektor memberikan apresiasi kepada Prodi dan Unit yang sukses meraih Akreditasi Unggul, para dosen berprestasi, serta penghormatan khusus kepada para ASN Purna Bakti yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk membesarkan kampus ini.
Puncak Sidang Senat Terbuka ini ditutup dengan penuh rasa kekeluargaan. Sebagai pemungkas seluruh rangkaian perayaan, keluarga besar UIN Suna Lhokseumawe akan melepas penat bersama melalui agenda Jalan Santai yang mengutamakan kebersamaan.[]
Baca Juga: Menyalakan Kembali Spirit Sultanah Nahrasiyah di Usia ke-57 UIN Suna Lhokseumawe


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy