Takengon, Line1News – Satgas Galapana DPR RI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung rencana pembangunan permanen Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah yang akan dilaksanakan melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh.
Koordinator Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Pascabencana (Galapana) DPR RI Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Januar Effendi, kepada Line1News, Kamis 2 Juli 2026, mengatakan pembangunan infrastruktur pascabencana membutuhkan dukungan semua pihak agar dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap pembangunan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, di tengah proses pemulihan pascabencana, masyarakat diharapkan dapat mengedepankan semangat kebersamaan serta memberikan ruang kepada pemerintah untuk menyusun solusi terbaik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Jalan dan Jembatan Enang-Enang secara permanen. Infrastruktur ini bukan hanya untuk menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi investasi bagi kemajuan Aceh Tengah dan Bener Meriah pada masa mendatang,” kata mantan anggota DPRK Aceh Tengah itu.
Menurut Januar, Pelaksana Tugas BPJN Aceh, Zulkarnaini, bersama jajarannya telah meninjau langsung lokasi bencana bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Satgas Galapana DPR RI.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi lapangan sekaligus menyusun langkah penanganan yang dinilai paling tepat.
Menurut Januar, pembangunan jalan nasional tidak hanya mempertimbangkan pemulihan akses transportasi, tetapi juga aspek keselamatan, kondisi teknis, keberlanjutan konstruksi, serta kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia menilai pembangunan infrastruktur yang lebih representatif akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan, terutama dalam mendukung distribusi hasil perkebunan kopi Gayo yang menjadi komoditas unggulan Aceh Tengah dan Bener Meriah di pasaran internasional.
“Jalan nasional yang memadai akan memperlancar mobilitas barang dan jasa, menekan biaya distribusi, serta meningkatkan daya saing produk daerah di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Karena itu, kata Januar, berbagai alternatif pembangunan, termasuk penataan trase jalan maupun pembangunan jembatan permanen, perlu dikaji secara komprehensif agar menghasilkan infrastruktur yang aman, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, Kementerian PU, BPJN Aceh, pemerintah daerah, DPR RI, hingga masyarakat, dapat terus bersinergi mengawal proses pembangunan tersebut sehingga dapat segera direalisasikan.
“Kami berharap pembangunan Jalan dan Jembatan Enang-Enang dapat menjadi fondasi bagi peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Aceh Tengah serta Bener Meriah,” ucapnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy