Aceh Barat Daya Tetapkan Standar Zakat Fitrah 1447 H per Jiwa

Rapat penentuan zakat fitrah di Abdya
Kantor Kemenag Aceh Barat Daya menggelar rapat penentuan Kadar Zakat Fitrah Tahun 1447 H/2026 M, di Aula Kankemenag Abdya, Rabu, 4 Maret 2026. Foto: Humas Kemenag Aceh

Blangpidie – Kantor Kementerian Agama Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Rapat Penentuan Kadar Zakat Fitrah Tahun 1447 H/2026 M.

Rapat di Aula Kankemenag Abdya, Rabu, 4 Maret 2026, itu menghasilkan keputusan bersama tentang kadar zakat fitrah Kabupaten Abdya Tahun 1447 H.

Pertemuan tersebut melibatkan unsur lintas lembaga, yakni Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Abdya, Dinas Syariat Islam, Baitul Mal, Mahkamah Syar’iyah Blangpidie, Dinas Koperasi UKM dan Perindag, serta Ormas Islam Abdya: PC NU, PC Perti, dan PD Muhammadiyah.

Penetapan kadar zakat fitrah ini merujuk pada Fatwa MPU Aceh Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kadar Zakat Fitrah dan Ketentuannya.

Melansir laman Kemenag Aceh, Jumat, 6 Maret 2026, berikut ketetapannya:

1. Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dibayarkan oleh setiap pribadi Muslim atau orang tua/wali pada bulan Ramadan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

2. Zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk makanan pokok (beras) sebanyak 1 sha’ atau setara 2,8 kg per jiwa.

3. Berdasarkan mazhab Hanafi, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk nilai/harga dari kurma kering, gandum sya’ir, anggur kering, atau gandum bur, yang setara dengan 3,8 kg per jiwa.

4. Diharapkan kepada para amil zakat agar menyalurkan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Pedoman Bersama

Kepala Kantor Kemenag Abdya, Doktor H. Marwan Z, berharap agar keputusan ini dapat menjadi pedoman bersama bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah secara tertib, tepat kadar, dan tepat sasaran.

“Keputusan ini diharapkan menjadi pedoman yang jelas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan syariat. Zakat yang ditunaikan dengan benar dan tepat akan menghadirkan keberkahan serta membawa kemaslahatan bagi umat, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan menjelang Idul Fitri,” tegas Marwan.

Marwan berharap pada peran amil zakat di setiap gampong untuk memastikan penyaluran zakat fitrah berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan syara’.

“Kami berharap amil zakat di setiap gampong menyalurkan zakat fitrah secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai syariat,” ucapnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy