Allah SWT tidak pilih kasih. Siapapun akan mendapatkan rezeki dari Allah meski mereka adalah pendosa.
Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Banteni menyampaikan itu dalam kitabnya, Nashaih al-’Ibad yang mengutip pernyataan diriwayatkan Sa’ad bin Hilal radiyallahu anhu.
Sa’ad bin Hilal radiyallahu anhu berkata, “Sesungguhnya seorang hamba meskipun berbuat dosa, tetapi Allah tetap memberinya empat perkara. Yaitu rezeki tidak akan dihalangi darinya, (begitu pula) kesehatan tidak akan dihalangi darinya, dosa tidak ditampakkan kepadanya, dan siksaan tidak ditimpakan kepadanya dengan cepat.” (Kitab Nashaih al-’Ibad, Syekh Nawawi al-Banteni)
Seorang hamba apabila berbuat dosa, maka Allah SWT tetap memberikan kenikmatan kepadanya dengan empat perkara. Yaitu, pertama, Allah SWT tidak akan menahan rezeki untuknya.
Kedua, Allah SWT akan tetap memberikan kesehatan kepadanya. Ketiga, Allah SWT selalu menutupi dosa-dosanya.
Keempat, siksaan-Nya tidak akan ditimpakan kepadanya dengan segera. Artinya siksaan dari Allah SWT tidak ditimpakan pada waktu ia melakukan salah, tapi Allah SWT memberi tempo atau waktu kepadanya (agar dia bertobat). Tetapi Allah SWT juga tidak akan membiarkannya dengan begitu saja.
Dinukil dari kitab Nashaih al-‘Ibad, diceritakan Nabi Adam ‘alaihissalam berkata, “Sesungguhnya Allah memberikan kepada umat Muhammad empat kehormatan yang tidak diberikan-Nya kepadaku.”
“Pertama, tobatku hanya diterima di Makkah, tetapi umat Muhammad dapat bertobat di mana saja, dan tobat mereka pun dapat diterima.”
“Kedua, sesungguhnya aku berpakaian, tetapi ketika umat Muhammad berbuat maksiat dalam keadaan telanjang, justru Dia memberikan pakaian kepada mereka.”
“Ketiga, ketika aku berbuat maksiat, Allah memisahkanku dengan istriku, sedang umat Muhammad jika berbuat dosa, Allah tidak memisahkan mereka dari istri-istrinya.”
“Keempat, aku telah berbuat dosa di surga, maka Allah mengusirku darinya, sedangkan jika umat Muhammad berbuat maksiat kepada Allah di luar surga, justru Allah memasukkannya ke dalam surga, jika dia mau bertobat.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy